PLN Padamkan Listrik di Radius Jalur Merah Gunung Lewotobi

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN Padamkan Listrik di Radius Jalur Merah Gunung Lewotobi

PLN Padamkan Listrik di Radius Jalur Merah Gunung Lewotobi

MAUMERE, FLORESPOS.net-Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan wilayah Flores Bagian Timur (UP3 FBT) melaksanakan pemadaman listrik di beberapa wilayah di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Pemadaman listrik di 2 kecamatan tersebut dilakukan pada wilayah yang masuk ke dalam radius yang ditetapkan sesuai tingkatan aktivitas gunung api (status) yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Kami hanya mematikan sementara aliran listrik yang berada dalam radius yang dilarang untuk beraktifitas sesuai yang ditetapkan oleh PVMBG,” terang Manager PLN UP3 Flores Bagian Timur, Rully Agus Widanarto, Kamis (20/2/2025).

Baca Juga :  Ahmad Yohan Serahkan Aspirasi 15 Ton Bibit Jagung Hibrida Pioner di Flores Timur

Rully menyampaikan pihaknya tidak mungkin memutuskan aliran listrik ke pelanggan sebab pasti PLN mengalami kerugian tetapi hanya mematikan sementara saja.

Ia mengatakan hal ini dilakukan sesuai permintaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar harus ada pengosongan di wilayah yang masuk dalam radius yang ditetapkan.

“Beberapa waktu lalu saya ditelepon dan menanyakan kenapa di wilayah yang masuk radius yang ditetapkan listriknya belum dipadamkan.Tentu kami mengikuti status yang dikeluarkan PVMBG,” ucapnya.

Rully mengakui pihak BNPB meminta agar aliran listrik dipadamkan sementara agar warga yang berada dalam radius yang yang ditetapkan tidak kembali ke rumah mereka.

Baca Juga :  Menyingkap Keunikan Longos di Barat Flores

Harapannya agar masyarakat yang masuk dalam radius yang ditetapkan bisa tetap berada di posko pengungsian dan menetap di Hunian Sementara (Huntara) yang disiapkan pemerintah.

“Kami lakukan pemadaman sementara saja dengan tetap mematuhi ketentuan yang dikeluarkan oleh PVMBG atau pos pemantau gunung api Lewotobi,” terangnya.

Rully mengatakan, pihaknya juga serba salah sebab kadang pihak operator selular minta agar listriknya jangan dipadamkan supaya supply listrik ke tower milik operator selular tetap berjalan.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati
Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD
Curah Hujan Tinggi, Produksi Cengkih di Manggarai Barat Diprediksikan Menurun
Soal Kecelakaan Laut, Camat Iwan: Selalu Kambing Hitamkan Pemkab Manggarai Barat
Tim SAR Gabungan Intensif Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Manggarai
Besok, DPRD Ende Undang OPD Terkait Bahas Dugaan Temuan Rp 7 Miliar
Sosok Siswa Tenggelam di Tiwu Pai di Mata Romo Enchik Kasek SMPK Fransikus Ruteng
Berita ini 206 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:27 WITA

Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:46 WITA

Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:48 WITA

Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:33 WITA

Curah Hujan Tinggi, Produksi Cengkih di Manggarai Barat Diprediksikan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:13 WITA

Tim SAR Gabungan Intensif Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Manggarai

Berita Terbaru