Kali Nangagete di Sikka Banjir, Anak Sekolah Meliburkan Diri - FloresPos Net - Page 2

Kali Nangagete di Sikka Banjir, Anak Sekolah Meliburkan Diri

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2025 - 13:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga sedang menyeberangi Kali Nangagete, di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. (FOTO: EBED DE ROSARY)

Warga sedang menyeberangi Kali Nangagete, di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. (FOTO: EBED DE ROSARY)

Terlihat saat beberapa orang dewasa sedang menyeberangi jalan Kali Nangagete, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa dan sesekali mereka berhenti untuk menjaga keseimbangan badan akibat terseret arus air.

Moro mengakui, bila ketinggian air Kali Nangagete meningkat maka orang dewasa pun tidak berani menyeberangi Kali Nangagete sebab arus air sangat kencang

“Apalagi kalau hujan lebat dan pintu air dari Bendungan Napun Gete dibuka membuat ketinggian air kali meningkat. Kadang banjir merusak tanaman di kebun di samping kali,” tutur Moro.

Baca Juga :  Manager Puskopdit Swadaya Utama Paparkan Tantangan dan Harapan Agar Kopdit Bisa Bertahan

Moro katakan, warga sudah mengusulkan agar pemerintah membangun jembatan gantung sehingga memudahkan warga menyeberangi kaki.

Lanjutnya,warga juga sudah meminta agar pemerintah mengaspal jalan dari samping jembatan Iyan Loeng Dusun Baokremot menuju Kampung Wailoke hingga kampung Wairbou.

“Kasihan kalau orang sakit atau hendak melahirkan. Kami harus bawa melintasi jalan yang kondisinya memprihatinkan,” ucapnya.

Kali Nangagete seluas sekitar 50 meter membelah wilayah yang dulunya masuk Desa Nebe di sebelah selatan dan Kampung Wairbou, Desa Nebe dan Kampung Wailoke,Desa Wailamun di sebelah utara kali.

Baca Juga :  Sampah Berserakan Sepanjang Jalan Hutan To'e Batu Cermin Labuan Bajo

Terdapat jalan semen persis sebelah timur jalan provinsi di Dusun Baokremot yang menghubungkan Kampung Wailoke dan Kampung Wairbou di sebelah timur.

Warga yang memiliki sepeda motor sering bepergian keluar kampung menggunakan sepeda motor bahkan angkutan kota juga sering menghantar penumpang hingga kedua kampung ini.

Warga kedua kampung ini lebih memilih menyeberangi kali sebab hanya butuh sekitar 10 menit saja saat musim kemarau dengan ketinggian air kali maksimal setinggi lutut orang dewasa. *

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP
Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf
Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan
Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja
Masih Banyak Pekerja di Sikka Mendapat Upah Tak Sesuai UMR
Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu
Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan
Berita ini 212 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:51 WITA

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:50 WITA

Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:02 WITA

Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:17 WITA

Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA