Kali Nangagete di Sikka Banjir, Anak Sekolah Meliburkan Diri

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2025 - 13:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga sedang menyeberangi Kali Nangagete, di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. (FOTO: EBED DE ROSARY)

Warga sedang menyeberangi Kali Nangagete, di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. (FOTO: EBED DE ROSARY)

MAUMERE, FLORESPOS.net-Puluhan murid Sekolah Dasar (SD) yang menetap di Kampung Wairbou, Dusun Blawuk A, Desa Watuomok dan Kampung Wailoke, Desa Udek Duen, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT, terpaksa meliburkan diri.

Saat musim hujan, anak-anak tidak bisa bersekolah karena air Kali Nangagete banjir sehingga anak-anak tidak bisa menyeberangi kali Nangagete.

“Kalau musim hujan kami tidak bisa jalan menyeberangi kali sebab kali banjir,” sebut Jovan, siswa kelas 6 SDI Blawuk saat ditemui di pinggir Kali Nangagete, Rabu (29/1/2025).

Jovan katakan, terkadang mereka menumpang ojek sepeda motor tapi harus memutar ke Desa Udek Duen baru ke pertigaan kantor Desa Nebe di Jalan Negara Trans Flores Maumere-Larantuka lalu ke arah timur lokasi sekolah di Dusun Blawuk.

Baca Juga :  Kapolres Sikka Sambangi Kediaman Afrizal, Anggota Paskibraka Nasional 2025

Di hari biasa saat musim kemarau sebutnya, mereka harus menyeberangi kali dengan ketinggian air hingga seukuran dada anak-anak sekolah dasar.

“Kalau air kali tidak banjir airnya tidak terlalu deras sehingga kami bisa menyeberang kali. Setiap hari sudah biasa menyeberang kali jadi kami sudah anggap biasa,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Clarista, siswi kelas 4 SDI Blawuk lainnya yang mengaku tidak bersekolah saat musim hujan dan kali mengalami banjir.

Baca Juga :  Berbusana Adat Nusantara dan Mancanegara, Ribuan Pelajar Ikuti Karnaval 150 Tahun Kongregasi Frater BHK di Dunia

Saat ditemui di sisi utara Kali Nangagete, Markus Moro warga Kampung Wairbou sedang berusaha menyeberangi kali bersama beberapa warga kampung.

Mereka sedang menyeberang dari sisi utara Kali Nangagete dari Kampung Wairbou menuju Dusun Blawuk di sebelah selatan kali untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga di kios yang ada di Blawuk.

“Air kali sedang banjir tapi kami sudah terbiasa. Kalau orang dewasa tidak apa-apa tapi kalau anak-anak pasti terseret air kali,” ucapnya.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Camat Iwan: Stop Pembalakan Santiggi di Kecamatan Komodo
Camat Komodo Tolak Tambang di Flores, Sebayur Sudah Ditutup
Meriah, Lomba Vokal dan Dance Antar Kantor Cabang BRI Se-Daratan Flores Peringati HUT BRI ke-130
Kelompok Nelayan di Ende Dapat Bantuan Kapal Motor dan Kelong, Bupati Yoseph: ‘Harus Dijaga’
Usai Pimpin Rakorwil Partai Nasdem Flores Lembata, Bupati Edi Endy Silaturahmi dengan Warga Manggrai Raya di Ende
Ternyata Kletus Gabhe Pernah Berbisik ke Pemain Persena Nagekeo Sesaat Menjelang Laga Final
Perdana, Semarak Brilian Sportartcular 2025 Seluruh Flores Ajang Memupuk Persaudaraan
Daya Beli Masyarakat Manggarai Barat Menurun, Efek Efisiensi
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 09:49 WITA

Camat Iwan: Stop Pembalakan Santiggi di Kecamatan Komodo

Senin, 8 Desember 2025 - 09:43 WITA

Camat Komodo Tolak Tambang di Flores, Sebayur Sudah Ditutup

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:02 WITA

Meriah, Lomba Vokal dan Dance Antar Kantor Cabang BRI Se-Daratan Flores Peringati HUT BRI ke-130

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:27 WITA

Kelompok Nelayan di Ende Dapat Bantuan Kapal Motor dan Kelong, Bupati Yoseph: ‘Harus Dijaga’

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:17 WITA

Ternyata Kletus Gabhe Pernah Berbisik ke Pemain Persena Nagekeo Sesaat Menjelang Laga Final

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Camat Iwan: Stop Pembalakan Santiggi di Kecamatan Komodo

Senin, 8 Des 2025 - 09:49 WITA

Camat Komodo,Iwan Martinus

Nusa Bunga

Camat Komodo Tolak Tambang di Flores, Sebayur Sudah Ditutup

Senin, 8 Des 2025 - 09:43 WITA