15 Pekerjaan Paling Dibutuhkan hingga 2030, Ada Guru dan Dosen - FloresPos Net

15 Pekerjaan Paling Dibutuhkan hingga 2030, Ada Guru dan Dosen

- Jurnalis

Sabtu, 25 Januari 2025 - 07:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kerja (Dok. Shutterstock/Fizkes)

Ilustrasi kerja (Dok. Shutterstock/Fizkes)

JAKARTA, FLORESPOS.net–Kemajuan teknologi yang semakin canggih, seperti kecerdasan buatan dan otomatisasi, telah mendorong transformasi dunia kerja dengan sangat cepat, mesin semakin menggantikan banyak tugas manusia.

Meski begitu, laporan terbaru dari World Economic Forum (WEF) yang berjudul “Future of Jobs Report 2025” memprediksi ada sejumlah bidang pekerjaan garis depan yang justru mengalami pertumbuhan terbesar dan membutuhkan banyak pekerja hingga lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Antonius Ndiwal  Pimpin Bawaslu Ngada

Berikut adalah jenis pekerjaan garis depan yang diperkirakan akan mengalami pertumbuhan terbesar hingga 2030 berdasarkan laporan World Economic Forum (WEF):

Industri Jasa

1. Dosen universitas dan pendidikan tinggi.

Permintaan kampus untuk pengajar pendidikan tinggi meningkat seiring dengan bertambahnya populasi usia kerja dan kebutuhan keterampilan lanjutan di dunia kerja.

Tren ini didorong oleh semakin luasnya akses digital dan perhatian terhadap isu tenaga kerja serta sosial.

Baca Juga :  Gaet Investor, Mal Pelayanan Publik Bukan OPD Baru di Manggarai Barat

2. Guru pendidikan menengah

Seperti halnya pendidikan tinggi, kebutuhan akan pendidikan menengah juga meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah siswa, yang mengharuskan lebih banyak guru untuk mengakomodasi pertumbuhan ini.

3. Profesional keperawatan Populasi yang menua sangat memengaruhi permintaan akan layanan kesehatan.

Seiring bertambahnya jumlah individu lansia, kebutuhan akan layanan perawatan dan keperawatan pribadi diperkirakan akan meningkat tajam.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sepuluh SMP di Ende Ikut Turnamen Mini Soccer Sanvin Cup 2026
Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’
SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi
Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah
Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 
Gelar Muscab, ITDM Flores Timur Cabang Ende Siap Bertransformasi Menjadi Lebih Berkualitas
Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT
Produksi Padi pada Musim Tanam Oktober-Maret di Ende Diproyeksi Meningkat
Berita ini 197 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:18 WITA

Sepuluh SMP di Ende Ikut Turnamen Mini Soccer Sanvin Cup 2026

Minggu, 12 April 2026 - 11:06 WITA

Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’

Sabtu, 11 April 2026 - 15:07 WITA

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:06 WITA

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 April 2026 - 13:20 WITA

Gelar Muscab, ITDM Flores Timur Cabang Ende Siap Bertransformasi Menjadi Lebih Berkualitas

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sepuluh SMP di Ende Ikut Turnamen Mini Soccer Sanvin Cup 2026

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:18 WITA

Opini

Buzzer, Akun Anonim dan Ancaman bagi Demokrasi Lokal

Minggu, 12 Apr 2026 - 09:39 WITA

Nusa Bunga

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 15:07 WITA

Polisi dibantu warga memasang garis polisi pada pondok  tempat penemuan jenazah seorang pelaljar yang meninggal tidak wajar.

Nusa Bunga

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 Apr 2026 - 14:06 WITA