Erupsi dan Awan Panas Guguran Lewotobi Semakin Intens, Tinggi Kolom Abu Mencapai 5000 Meter - FloresPos Net

Erupsi dan Awan Panas Guguran Lewotobi Semakin Intens, Tinggi Kolom Abu Mencapai 5000 Meter

- Jurnalis

Kamis, 7 November 2024 - 11:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi dan Awan Panas Guguran Lewotobi Semakin Intens, Tinggi Kolom Abu Mencapai 5000 Meter. Foto: PVMBG

Erupsi dan Awan Panas Guguran Lewotobi Semakin Intens, Tinggi Kolom Abu Mencapai 5000 Meter. Foto: PVMBG

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Gunung Lewotobi Laki-laki semakin intens aktivitas erupsi/meletus, gemuruh, dan awan panas guguran terjadi pada Kamis (7/11/2024) dini hari hingga siang ini.

Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, melaporkan terjadi erupsi pada Kamis (7/11/2024 pukul 11.15 Wita dengan tinggi kolom abu teramati ± 5.000 m di atas puncak (± 6.584 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna coklat dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini ± 24 menit 5 detik.

Baca Juga :  Rencana Bangun Rumah Sakit Solor, DLH Flores Timur Gelar Pemeriksaan Dokumen UKL-UPL

“Erupsi dan awan panas guguran Gunung Lewotobi Laki-Laki semakin intens. Awan panas guguran arah utara- timur laut sejauh 3 km. Tinggi kolom erupsi mencapai 5000 meter di atas puncak. Erupsi disertai gemuruh. 7 Nov 2024. 11:15 Wita,” kata Boby Lamanepa, Petugas Pos PGA Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kamis (7/11/2024).

Saat dilaporkan erupsi dan Awan panas guguran sedang terjadi pada Gunung Lewotobi Laki-laki.

“Mohon agar tidak beraktivitas dalam radius bahaya 7 Km terutama di sektoral utara-timur laut,” harap Boby Lamanepa.

Baca Juga :  Berkah Semana Santa, Pelaku UMKM Akui Panen Rupiah

Badan Geologi PVMBG merekomendasikan. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.

Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan. “Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV Awas,” kata Boby Lamanepa. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda
BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat
Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam
Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya
Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban
KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang
Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN
KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang
Berita ini 452 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:34 WITA

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:42 WITA

BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:26 WITA

Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:11 WITA

Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:20 WITA

KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang

Berita Terbaru

Desa Kita

Demokrasi Desa yang Bermartabat

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:16 WITA