ENDE, FLORESPOS.net-Komunitas Pemuda Peduli Bencana Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunujukan kepeduliannya kepada warga yang terdampak banjir rob di Kelurahan Paupanda dan Tanjung Kecamatan Ende Selatan.
Para pemuda yang tergabung di komunitas tersebut turun ke jalan melakukan penggalangan dana dan membuka posko untuk meringankan beban warga yang terdampak.
Bantuan yang diberikan oleh komunitas pemuda kepada korban berupa sembako. Bantuan tersebut sudah diserahkan, Selasa (22/10/2024) sore untuk korban di Lingkungan Pu’naka Kelurahan Tanjung dan korban di Lingkungan Paupanda Bawah Kelurahan Paupanda, Ende Selatan.
Berdasarkan data dari pemerintah Kecamatan Ende Selatan, banjir rob yang terjadi pada pekan lalu mengakibatkan 71 rumah warga rusak dan 331jiwa terdampak.
Misbahul Munir, Kordinator Forum Pemuda Peduli Bencana Banjir Rob Ende menyampaikan terima kasih kepada seluruh komunitas pemuda peduli bencana yang sudah terlibat dalam kegiatan pengalangan dana abrasi ini.
Komunitas juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Ende yang ikut memberikan bantuan berupa pikiran tenaga dan uang.
“Tanpa donasi dari kalian semua kami tidak mampu melakukan misi kami untuk membantu masyarakat yang terkena dampak abrasi ini di kelurahan Tanjung dan Paupanda bagian pesisir,” katanya.
Para pemuda yang tergabung dalam komunitas ini pun berharap pemerintah serius memperhatikan dan menangani wilayah ini karena setiap tahun sudah menjadi langganan banjir rob atau abrasi.
“Kami berharap bupati yang terpilih nanti tolong menuntaskan pembangunan tembok penahan abrasi. Masalah ini bukan hanya di wilayah pesisir Ende Selatan tetapi wilayah lain di Kabupaten Ende”.
“Masalah abrasi terkhusus di wilayah kami sendiri sudah menjadi rutinitas tiap tahun dan bahkan satu tahun dua atau tiga kali terjadi abrasi. Bagi calon bupati jangan hanya datang dan janji manis di saat momen Pilkada saja. Tapi jika terpilih perhatikan keluhan dari masyarakat,” katanya.
Ketua RW 03, Kelurahan Paupanda, Maulud Karim, menyampaikan terima kasih kepada komunitas pemuda yang telah membantu. Bantuan berupa sembako ini sangat membantu warga atau keluarga yang terdampak.
Warga tetap mengharapkan perhatian serius dari pemerintah untuk melanjutkan pembangunan tembok penahan abrasi di sepanjang pesisir pantai di wilayah ini.
“Terima kasih adik-adik orang muda yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” katanya. *
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando











