Karnaval Budaya Awali Festival Lamaholot Tahun 2024 di Lembata - FloresPos Net

Karnaval Budaya Awali Festival Lamaholot Tahun 2024 di Lembata

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEWOLEBA, FLORESPOS.net-Karnaval Budaya  dari etik Lamaholot awali seluruh rangkaian pembukaan Festival Lamaholot yang digelar di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Karnaval Budaya dilepas dari titik star di Taman Kota Lewoleba dan finis di venue utama Festival Lamaholot di area Harnus Lewoleba, Rabu (16/10/2024).

Ragam acara dikemas apik. Para peserta karnaval budaya berjalan sekitar 1 kilometer dari Taman Kota Lewoleba menuju venue utama di Areal Harnus.

Karnaval Budaya ini diikuti setiap kecamatan, para pelajar SMP dan SMA, hingga dinas dan instansi di Kabupaten Lembata. Para peserta mengenakan pakaian adat Lamaholot dilengkapi dengan musik dan tarian.

Baca Juga :  BPOM Amankan Pangan Olahan Tidak Memenuhi Ketentuan Senilai Rp 1,6 Miliar

Di lokasi venue utama areal Harnus, terdapat puluhan stand usaha kecil dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah di antaranya, Kabupaten Lembata, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Alor dan Kabupaten Sikka serta kerajinan tangan lain.

Selain itu juga ada kelompok perempuan penenun baik yang sedang menenun maupun pajangan hasil tenun ikat Lamaholot, Lembata, Flores Timur, Alor, dan juga dari Sikka.

Baca Juga :  Trinada Mbay dan SMA St. Fransiskus Boawae Ramaikan Final Liga Askab Nagekeo

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lembata melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Festival Lamaholot tahun 2024.

Festival pertama dalam balutan Karisma Event Nusantara (KEN) ini berlangsung selama 4 hari, 16-19/10/2024, melibatkan tiga kabupaten dalam rumpun Lamaholot, yakni Lembata, Flores Timur dan Alor.

Festival Lamaholot Tahun 2024 di Lembata mengusung tema, “Puin Taan Tou Gahan Taan Ehan.” *

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA