Panwaslu Komodo Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif, Atun: Awasi Perilaku Penyelenggara - FloresPos Net

Panwaslu Komodo Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif, Atun: Awasi Perilaku Penyelenggara

- Jurnalis

Selasa, 27 Agustus 2024 - 19:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif terkait Pilkada serentak 2024 tingkat Mabar NTT yang diselenggara Panwaslu Kecamatan Komodo di Labuan Bajo, Selasa (27/8/2024).

Kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif terkait Pilkada serentak 2024 tingkat Mabar NTT yang diselenggara Panwaslu Kecamatan Komodo di Labuan Bajo, Selasa (27/8/2024).

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Kegiatan tersebut berlangsung di Labuan Bajo, Selasa (27/8/2024). Pilkada serentak 2024 meliputi Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur (Pilgub), Pemilihan Bupati/Wakil Bupati (Pilbup), dan Pemilihan Wali Kota/Wakil Kota.

Dijadwalkan pendaftaran bakal calon (balon) 27-29 Agustus, penetapan calon 22 September, dan hari H Pillkada serentak tanggal 27 November 2024.

Eduardus Ndundu, salah satu pembicara sosialisasi tersebut mengatakan antara lain, tiap kali Pemilu sepertinya nongol terus di DPS (Daftar Pemilih Sementara) dan DPT (Daftar Pemilih Tetap) orang atau wajib pilih yang sudah meninggal dunia. TNI/POLRI aktif tidak memenuhi syarat pemilu.

Baca Juga :  Bawaslu NTT Cium Aroma ASN Tidak Netral di Pilkada

“Tugas kita semua mengawasi. Pastikan tetangga kita, teman kita,  keluarga kita di DPT ikut pemilu,” kata Ndundu.

Kepada TNI/POLRI, ASN, Kepala Desa, Ndundu meminta untuk menjaga netralitas. Tak boleh naik panggung untuk berkampanye calon tertentu dan berbagai hal terkait lainnya.

Dan yang ikut Pilkada di Mabar hanya orang yang ber-KTP (Kartu Tanda Penduduk) Manggarai Barat, tidak di luar itu, ujar Ndundu yang eks Bawaslu Mabar tersebut.

Baca Juga :  KPU Belum Tetapkan Calon Terpilih Pilkada Manggarai 2024

Pembicara lain, Antonius Atun, pda kesempatan sama antara lain mohon kerja sama semua pihak. Meminta masyarakat, termasuk Panwas untuk mengawasi proses Pilkada Mabar 2024.

“Juga mengawasi tindak tanduk kami penyelenggara, yaitu KPU, PPK, PPS,” ujar Atun dari PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Komodo itu.

Pada kesempatan yang sama, nada hampir sama diutarakan  pembicara lain, Irfan.

Ketua Panwas Kecamatan Komodo tersebut di antaranya mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-POLRI aktif tidak boleh naik panggung untuk berkampanye, Undang-Undang melarang itu, ujar Irfan. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Berita Terbaru

Advertorial

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 Sep 2026 - 20:11 WITA