Keberagaman Budaya dan Agama Kembali Ditampilkan Saat Penjemputan Kardinal dan Ketua KWI - FloresPos Net

Keberagaman Budaya dan Agama Kembali Ditampilkan Saat Penjemputan Kardinal dan Ketua KWI

- Jurnalis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 21:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keberagaman Budaya dan Agama Kembali Ditampilkan Saat Penjemputan Kardinal dan Ketua KWI

Keberagaman Budaya dan Agama Kembali Ditampilkan Saat Penjemputan Kardinal dan Ketua KWI

ENDE, FLORESPOS.net-Panitia pentahbisan Uskup Agung Ende terpilih, Mgr Paulus Budi Kleden kembali menampilkan keberagaman budaya dan agama saat penjemputan kardinal, Ketua Presidium KWI dan para uskup di Bandara Ende, Rabu (21/8/2024) sore.

Saat penjemputan, Kardinal, Ketua KWI dan belasan uskup disambut secara adat dan dikalungi dengan sal atau salempang dari Bajawa dan Nagekeo.

Setelah rombongan Kardinal diiringi dengan tarian daerah Ende- Lio kolaborasi siswa Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Negeri St Thomas Morus dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ende menuju ruang VIP bandara lama.

Usai beristirahat sejenak, rombongan Kardinal menuju tempat penginapan di hotel Grand Wisata Ende.

Uniknya di sepanjang jalan menuju penginapan, ratusan pelajar muslim dari MIN dan MTS Negeri berdiri membuat pagar betis dan memberikan salam kepada Kardinal, Ketua Presidium KWI dan belasan uskup.

Baca Juga :  Memprihatinkan, Kondisi Dua Gedung Pemerintah di Labuan Bajo, Nurdin: Tata Ulang Ruko Pemda

Kardinal rombongan membalas salam dan ucapan selamat datang dengan melambaikan tangan dari mobil.

Kepala MIN 1 Ende, Haji Mohamad Hatta ditemui florespos.net mengatakan Ende adalah kota rahim pancasila yang terkenal dengan simbol kerukunan di negara ini.

Dikatakannya ia mewajibkan anak – anaknya hadir pada kesempatan ini untuk memberikan motivasi kepada mereka tentang nilai sebuah moderasi.

“Kami motivasi anak – anak bahwa tentang nilai sebuah moderasi. Kita bangun sejak kecil agar mereka mengenal bahwa walaupun kita berbeda agama tetapi satu dalam persaudaraan,” katanya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ende, H. Abdul Syukur Muhammad mengatakan hal seperti ini sudah terjadi sejak zaman dulu dan menjadi kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama di daerah.

Baca Juga :  Republik Laporan

“Hal seperti ini diwariskan oleh pendahulu. Kita berbeda agama tetapi satu keluarga karena kita dari satu rumah,” katanya.

Abdul Syukur menambahkan umat muslim di Ende turut bergembira menyambut kedatangan uskup Agung Ende terpilih dan para gembala umat dari keuskupan lain yang datang mengikuti pentahbisan.

Sebelumnya Kepala Kantor Kementrian Agama Ende, Niko Nama Payon mengatakan keberagaman ini ditampilkan untuk mempertegas umat beragama di daerah dalam satu bingkai keluarga.

“Kita tampilkan seperti ini untuk mempertegas bahwa kita adalah saudara. Pesan moralnya kepada masyarakat beragama di Ende dan di luar bahwa Ende adalah rahim pancasila dan laboratorium toleransi,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Berita ini 423 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WITA

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terbaru

Opini

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:30 WITA

Nusa Bunga

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:13 WITA