Tak Main-main, Peragaan Berbusana Adat Multi Etnis Flobamora Gebyar Akhir Semester - FloresPos Net

Tak Main-main, Peragaan Berbusana Adat Multi Etnis Flobamora Gebyar Akhir Semester

- Jurnalis

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Dibingkai dalam tema Bhineka Tunggal Ika, SMPN 4 Langke Rembong, Manggarai, para siswa tak main-main memperagakan busana adat multy etnis di pelbagai daerah di Flores,  Sumba, dan Timor (Flobamora).

Peragaan berbusana daerah itu dikemas dalam fashion show yang ditampilkan pada pembukaan gebyar akhir semester genap dan proyek profil penguatan pelajar Pancasila (P5) yang dibuka Kadis PPO Wens Sedan di sekolah itu, Jumat (14/6/2024).

Peragaan busana yang diatraksikan para siswa kelas VII dalam awasan para guru wali kelas dan koordinator  seperti guru Fransiska Ndiana untuk P5 tema kearifan lokal dan  guru Agustinus Warsan untuk tema Bhineka Tunggal Ika.

Lalu didukung guru wali kelas dan fasilitator seperti guru Melania Liliastri Sali, Emilia Tibu, Arnoldus Yansen, Fandy Raymond, Dorothea Deri, Febriansyah, Isadora Nahi;

Baca Juga :  SMAS Fransiskus Xaverius Boawae Gelar MPLS

Guru Agustinus Warsan, Klaudiana Triani, Mariana Tatus, Asriana Bahagia, Klaudia Andini Mbon, Sipri Sion, dan guru Blasius Sadung.

Menurut Panitia P5, guru Fransiska Ndiana, untuk tema Bhineka Tunggal Ika, telah ditetapkan bersama bentuknya berupa fashion show busana/pakaian adat pelbagai daerah di NTT.

“Tidak semua memang bisa diperagakan. Yang bisa tampil, pakaian adat multy etnis yang siswanya ada di SMPN 4 Langke Rembong ini,” katanya.

Fashion show busana adat sengaja dipilih dengan pertimbangan anak-anak  bisa mengenal kekayaan budaya setiap daerah di NTT ini. Sejak usia dini, anak harus tahu busana adat setiap daerah itu.

Tahun ini, yang diperagakan paling banyak dari Manggarai. Lalu dari Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flotim, Sumba, Timor, dan Sabu.

Semua aksesoris yang melengkapi busana adat itu ditampilkan para siswa. Tentu sesuai dengan arah para guru yang membidanginya.

Baca Juga :  Vatikan Akan Putus Sinyal Telepon Selama Konklaf

Ketika itu,  Kaseknya Wens Resman, mengatakan, ada sejumlah kegiatan yang diadakan sekolah pada akhir tahun pelajaran atau akhir semester genap ini seperti gebyar, dan proyek profil penguatan pelajar Pancasila.

“Semua sudah terjadwal kegiatannya hari-hari ke depan seperti pertandingan olahraga, perlombaan, dan pameran karya siswa,” katanya.

Pantauan wartawan, decak kagum para guru dan semua yang hadir ketika para siswa menampilkan atraksi gerak dan lengan lengok dalam busana adat setiap daerah yang diatur pemandu acara guru Sepi dan kawan-kawan.

Pamuncak fashion show adalah atraksi permainan ketangkasan Manggarai, yakni caci dan penampilan para bapak dan ibu guru juga dalam busana adat. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Harapan Tiga SD Pesisir Selatan Flores Timur di Hardiknas–Rehab Ruang Kelas yang Rusak
Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere, Ararat Coral Gardener Lakukan Penanaman 1.200 Fragmen Karang
Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang
Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter
Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran
Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat
Dorong Budaya Baca Sejak Dini, MPK Hadir di Hardiknas 2026 di SMPN1 Alok
Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:24 WITA

Harapan Tiga SD Pesisir Selatan Flores Timur di Hardiknas–Rehab Ruang Kelas yang Rusak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:03 WITA

Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere, Ararat Coral Gardener Lakukan Penanaman 1.200 Fragmen Karang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:08 WITA

Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:34 WITA

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:15 WITA

Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru