Bumiputera Mulai Bayar Klaim Nasabah dengan Nilai Rp 10 Juta - FloresPos Net

Bumiputera Mulai Bayar Klaim Nasabah dengan Nilai Rp 10 Juta

- Jurnalis

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Nasabah Asuransi Bumiputera 1912 Cabang Ende kini boleh bernapas lega. Bumiputera mulai membayarkan klaim tertunda nasabahnya dengan nilai Rp6 juta hingga Rp10 juta.

Pembayaran klaim dengan nilai antara 6 hingga 10 juta rupiah akan dilakukan dua tahap. Sementara nasabah yang nilai klaimnya dibawah Rp5 juta telah dibayarkan sejak tahun 2023 silam.

Saat ini, nasabah dengan klaim Rp 10 juta menerima untuk tahap pertama. Tahap kedua akan dilakukan di kemudian hari setelah pembayaran tahap I tuntas.

“Kami (Bumiputera-Red) sudah mulai bayar klaim nasabah yang tertunda sejak tahun 2023 silam. Pembayaran dilakukan oleh perusahaan langsung ke rekening nasabah. Di tahun 2023, Bumiputera mulai membayar klaim nasabah yang nilainya di bawah Rp5 juta. Dan di tahun 2024 sudah mulai membayar tahap pertama bagi nasabah dengan klaim  di atas Rp5 juta hingga Rp10 juta. Bumiputera tetap bertanggungjawab atas uang nasabah, namun pembayarannya dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dana di Bumiputera pusat,” kata kepala Kantor Cabang Bumi Putera 1912 Cabang Ende, Nikson Baitanu, S.Sos, Kamis (13/6/2023).

Nikson Baitanu mengatakan, nasabah dengan nilai klaim di bawah Rp5 juta dilakukan satu kali pembayaran. Perusahaan telah bayarkan kepada 155 pemegang polis Asuransi Bumiputera.

Baca Juga :  Rayakan Hari Pers, Wartawan Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ

Adapun nilai klaim yang telah dibayarkan sebesar  Rp551.125.588,00. Setelah pembayaran untuk nasabah dengan klaim Rp5 juta selesai, Bumiputera kini mulai bayarkan klaim dengan nilai dibawah Rp10 juta.

Untuk para nasabah dengan nilai klaim antara Rp6 juta hingga Rp10 juta jumlah yang telah terbayarkan  sebanyak 286 polis atau peserta. Total dana atau klaim keuangan untuk 286 polis dimaksud mencapai Rp837.669.543,00.

“Proses pembayaran akan terus berlangsung hingga semua klaim polis nasabah tuntas. Untuk nasabah dengan klaim di atas Rp10 juta pembayarannya menyusul. Semua skema pembayaran ini telah disepakati bersama dengan nasabah dan juga atas saran dari otoritas jasa keuangan (OJK) RI. Kami dari Bumiputera akan terus berupaya agar seluruh klaim milik nasabah yang tertunda ini terbayarkan sampai tuntas. Pencairan klaim nasabah akan dilakukan setiap minggu,” kata Nikson.

Mohon Maaf dan Bersabar

Lebih lanjut Nikson Baitanu menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah yang masih antre untuk mendapatkan pembayaran.

Sampai saat ini seluruh manajemen Bumiputera terus berupaya melalui penjualan aset untuk membayar klaim nasabah.

“Pembayaran ini akan dilakukan secara bertahap kepada semua nasabah. Pembayaran diakukan setiap minggu. Kami tidak bisa memastikan nasabaha siapa yang akan terima lebih dahulu, semua diatur oleh Bumiputera kantor pusat. Kami hanya berupaya sebaik mungkin memroses seluruh berkas  nasabah ke kantor pusat. Untuk itu kami atas nama manajemen memohon nasabaha untuk bersabar. Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam proses ini sedikit agak terlambat. Tetapi perusahaan telah berkomitmen untuk mengembalikan dana nasabah sesuai dengan persyaratan yang kita telah sepakati bersama,” kata Nikson Baitanu.

Baca Juga :  BNPT Sosialisasi Tentang Pencegahan Terorisme dan Radikalisme di Ende

John, nasabah Bumiputera yang telah menerima pembayaran tahap pertama mengaku sedikit lega karena sudah ada kepastian.

Dengan masuknya dana tahap pertama dari dana Rp9 juta lebih yang harus diterimanya, John kini memiliki harapan dan mengembalikan kepercayaannya terhadap manajemen Bumiputera akan menepati janjinya.

“Sejak April 2023 sudah tandatangani sejumlah kesepakatan dengan Bumiputera untuk pembayaran klaim yang telah jatuh tempo. Namun hingga akhir tahun 2023 belum juga dibayarkan. Terus terang, saya sempat cemas antara percaya dan tidak. Namun begitu uang masuk di rekening saya pada 10 Juni 2024 kepercayaan terhadap Bumiputera sebagai salah satu Asuransi yang cukup tua di Indonesia muncul kembali. Tentu kami berharap, pencairan tahap kedua dan nasabah lain yang memiliki klaim lebih besar segera dibayarkan dalam waktu dekat,” kata John, Kamis (13/6/2024) di Ende. *

Penulis: Anton Harus I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende
Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Berita ini 4,147 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:27 WITA

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Keadilan Kesehatan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:26 WITA