Uskup Ruteng Beri Hukuman Suspensi a Divinis ke Romo Agustinus Irwanti - FloresPos Net

Uskup Ruteng Beri Hukuman Suspensi a Divinis ke Romo Agustinus Irwanti 

- Jurnalis

Kamis, 6 Juni 2024 - 13:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net –Bekerja dalam diam, akhirnya Keuskupan Ruteng, NTT, mengambil sikap kepada seorang imamnya Rm. Agustinus Irwanti yang tertangkap basah bersama istri orang di Stasi Rende, Paroki Kisol, Matim, beberapa waktu lalu.

Melalui proses rumit dan pelik hingga persidangan sesuai dengan hukum gereja, Uskup Diosis Ruteng memutuskan untuk memberi hukuman suspensi a divinis kepada Rm. Agustinus.

Dalam rilis yang diterima wartawan dari Sekretaris Keuskupan Ruteng, Rm. Manfred Habur, di Ruteng, Kamis (7/6/2024), vonis untuk Romo Agustinus itu tertuang dalam  surat keputusan No. 152/II.1/V/2024 tanggal 30 Mei 2024.

Dasar dari keputusan itu adalah hasil penyelidikan awal dan proses pidana ekstra yudisial, tindakan pidana yang didakwakan kepada Rm. Agustinus bersifat berat, lahiriah, mengandung kesalahan dan dapat dibuktikan secara yuridis.

Yang bersangkutan terbukti melakukan tindak pidana contra sextum decalogi praeceptum (bertentangan dengan perintah ke-enam dari sepuluh hukum).

Baca Juga :  Gereja Keuskupan Ruteng Menyatakan Maaf Kepada Umat Beriman Atas Kejadian di Paroki Kisol

Berdasarkan penyelidikan awal dan proses hukum gereja yang dilakukan, Uskup menilai bahwa apa yang terjadi mengandung potensi destruktif yang dapat menghancurkan bahtera perkawinan dan keluarga Bapak Valentinus Abur, melukai hati anak-anak, dan memberi beban psikologis berat yang tidak mudah disembuhkan.

Selain itu, tindakan itu melukai hati gereja, memberi beban tertentu kepada pihak Keuskupan, dan memberi efek psikologis tertentu bagi rekan-rekan imam serta memberi sandungan berat bagi umat beriman.

Sesuai dengan kewenangan yang dimiliki menurut hukum kanonik dan setelah berkonsultasi dengan berbagai pihak, Uskup sebagai otoritas tertinggi gereja lokal Keuskupan Ruteng menjatuhkan hukuman suspensi a divinis kepada Rm. Agustinus dan menarik kembali yuridiksi dari tugas imamatnya.

Dengan hukuman itu, Rm. Agustinus dilarang melakukan tindakan pastoral yang berhubungan dengan kuasa tahbisan imamat dan kuasa kepemimpinan, yakni mempersembahkan Ekaristi Kudus secara publik, mengajar umat, melayani sakramen-sakramen, dan memimpin umat.

Baca Juga :  Butuh Penanganan Medis Segera, Helikopter Evakuasi 4 Warga Manggarai Timur ke RS Labuan Bajo

“Keputusan itu sebelumnya telah dikomunikasikan secara personal kepada Rm. Agustinus Irwanti, Bapak Valentinus Abur, ibu Helmince Djabur, dan keluarga Rm. Agustinus,”tulis Uskup Mgr. Sipri dalam rilisnya tersebut.

Kasus heboh yang terjadi di Stasi Rende, Paroki Kisol, Matim, seperti diberitakan media ini sebelumnya terjadi di rumah keluarga Bapak Valentinus Abur, per 24 April 2024 dini hari. Kejadianya, suami dari ibu Helmince memergoki isterinya dan Rm. Agustinus setempat tidur dalam kamar keluarga.

Kasusnya itu kemudian dilaporkan oleh suami dari ibu Helmince ke Kevikepan Borong untuk ditangani serius Keuskupan Ruteng. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Berita Terbaru