BPBD Ende Turun ke Lokasi Bencana, Data Kerusakan Rumah dan Berikan Logistik - FloresPos Net

BPBD Ende Turun ke Lokasi Bencana, Data Kerusakan Rumah dan Berikan Logistik

- Jurnalis

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende, Provinsi NTT turun ke lokasi melihat dan mendata kerusakan rumah warga yang diterjang angin kencang pada Senin (11/3/2024) malam.

Tim BPBD Ende juga memberikan logistik berupa sembako untuk bantuan tanggap darurat kepada korban.

“Tim sudah ke lokasi, mendata kerusakan dan memberikan logistik kepada korban,” kata Sekretaris BPBD Ende, Yulius Riwu kepada Florespos.net, Selasa (12/3/2024) siang.

Yulius mengatakan selain empat rumah warga di Desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona data sementara yang diterima oleh BPBD Ende ada dua rumah warga di Kota E Ende juga rusak akibat diterjang angin dan ditindih pohon.

Baca Juga :  Besok, Jenazah Korban Penganiayaan di Ende Diautopsi, Kapolres: untuk Perjelas Penyebab Kematian

Yulius mengatakan pada Senin (11/3/2024) sekitar pukul 20.00 wita satu unit rumah warga atas nama Idris H. Yusuf di Kelurahan Mbongawani, Ende Selatan juga rusak berat diterjang angin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan kerugian diperkirakan Rp 15 juta.

Di Kelurahan Potulando, Kecamatan Ende Tengah tepatnya di RT 01, RW 04 satu rumah warga tertindih pohon akibat angin kencang pada Senin (11/3/2024) malam.

Diberitakan sebelumnya di media ini, angin kencang disertai hujan melanda Kabupaten Ende, Provinsi NTT pada Senin 11 Maret 2024, sekitar pukul 19.20 Wita.

Dampaknya sebanyak empat (4 ) unit rumah milik warga desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona, Ende NTT, rusak berat.

Baca Juga :  Hanura Ende Daftarkan Bacaleg pada Tanggal Sepuluh,  Pukul  Sepuluh di KPUD

Informasi ini disampaikan warga Ngalupolo, Yanto Sale, pada Senin (11/3/2024) malam sekitar pukul 19:56 Wita malam melalu telepon seluler.

Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta. Penghuni rumah saat ini mengungsi ke rumah tetangga di desa itu.

Selain empat unit rumah rusak, hujan disertai angin kencang juga menyebabkan tiang listrik milik PLN di wilayah selatan Ende tepatnya di Kecamatan Ndona, jalan menuju Ngalupolo roboh dan berdampak pada pemadaman listrik. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 1603 Sikka Tanam Bakau Jaga Kelestarian Pesisir Pantai Reroroja
Paroki Reo Distribusikan Sayur Segar ke Puluhan Posko Penyintas Gempa
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WITA

Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:50 WITA

Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WITA

9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat

Kamis, 10 September 2026 - 11:15 WITA

Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:50 WITA

Nusa Bunga

9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:46 WITA

Advertorial

Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:15 WITA