ENDE, FLORESPOS.net-Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende, Provinsi NTT turun ke lokasi melihat dan mendata kerusakan rumah warga yang diterjang angin kencang pada Senin (11/3/2024) malam.
Tim BPBD Ende juga memberikan logistik berupa sembako untuk bantuan tanggap darurat kepada korban.
“Tim sudah ke lokasi, mendata kerusakan dan memberikan logistik kepada korban,” kata Sekretaris BPBD Ende, Yulius Riwu kepada Florespos.net, Selasa (12/3/2024) siang.
Yulius mengatakan selain empat rumah warga di Desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona data sementara yang diterima oleh BPBD Ende ada dua rumah warga di Kota E Ende juga rusak akibat diterjang angin dan ditindih pohon.
Yulius mengatakan pada Senin (11/3/2024) sekitar pukul 20.00 wita satu unit rumah warga atas nama Idris H. Yusuf di Kelurahan Mbongawani, Ende Selatan juga rusak berat diterjang angin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan kerugian diperkirakan Rp 15 juta.
Di Kelurahan Potulando, Kecamatan Ende Tengah tepatnya di RT 01, RW 04 satu rumah warga tertindih pohon akibat angin kencang pada Senin (11/3/2024) malam.
Diberitakan sebelumnya di media ini, angin kencang disertai hujan melanda Kabupaten Ende, Provinsi NTT pada Senin 11 Maret 2024, sekitar pukul 19.20 Wita.
Dampaknya sebanyak empat (4 ) unit rumah milik warga desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona, Ende NTT, rusak berat.
Informasi ini disampaikan warga Ngalupolo, Yanto Sale, pada Senin (11/3/2024) malam sekitar pukul 19:56 Wita malam melalu telepon seluler.
Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta. Penghuni rumah saat ini mengungsi ke rumah tetangga di desa itu.
Selain empat unit rumah rusak, hujan disertai angin kencang juga menyebabkan tiang listrik milik PLN di wilayah selatan Ende tepatnya di Kecamatan Ndona, jalan menuju Ngalupolo roboh dan berdampak pada pemadaman listrik. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










