Tiga Srikandi KPU Ngada Ajak Sukseskan Pemilu - FloresPos Net

Tiga Srikandi KPU Ngada Ajak Sukseskan Pemilu

- Jurnalis

Kamis, 8 Februari 2024 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Tiga srikandi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada, Maria Veronika Sekke Jawa, Stefania Octaviana Meo dan Yohana Maria Stefaniana S. Leba mengajak masyarakat Ngada mensukseskan penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2024.

Stefania Octaviana Meo yang kini dipercayakan sebagai Ketua KPU Kabupaten Ngada mengatakan, dia bersama dua komisioner KPU Ngada periode sebelumnya, yakni Maria Veronika Sekke Jawa dan Saiful Amri M.P. Sila kembali terpilih menjadi komisioner KPU Ngada.

Tanggal 3 Februari 2024, mereka dilantik di Jakarta dan dirinya dipercayakan menjadi Ketua KPU Kabupaten Ngada periode 2024-2029.

Menurut dia, dari 20 kabupaten di NTT yang ditetapkan hanya KPU Ngada yang anggotanya terdapat tiga Srikandi.

“Suatu kebanggan besar buat saya karena menjadi perempuan pertama yang menjadi Ketua di KPU Ngada. Ada amanah dan tanggung jawab besar yang saya pegang untuk 5 tahun kedepan yang berpegang teguh pada peraturan dan perundang-undangan,” katannya kepada Florespos.net, Kamis (8/2/2024).

Noni, sapaan akrab Ketua KPU Ngada tersebut mengatakan, masyarakat sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu yang tinggal beberapa hari lagi.

Baca Juga :  Jalan Sehat Awali Deklarasi Kampanye Damai di Ngada 

Dia mengajak dan minta masyarakat berpartisipasi menggunakan haknya dan menyukseskan Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024 nanti.

Kata dia, masyarakat Ngada merupakan masyarakat yang sangat demokratis. Perbedaan pilihan merupakan hal biasa dalam berdemokrasi dan memberikan dukungan bagi siapapun yang nantinya terpilih.

Maria Veronika Sekke Jawa mengatakan kepercayaan yang diperoleh untuk menjadi anggota KPU Kabupaten Ngada pada periode kedua adalah sebuah tanggung jawab yang harus dijalani dengan baik.

Baginya, adalah sebuah kebanggaan ketika sejarah pertama tiga orang perempuan dipercayakan menjadi anggota KPU Ngada.

“Secara pribadi kami merasa bangga karena KPU Ngada mendapat hadiah dari Tuhan dengan memberikan 3 Perempuan hebat untuk memimpin demokrasi di tanah Ngada tercinta ini,” ungkapnya.

Dia siap melayani masyarakat pemilih Kabupaten Ngada dengan tetap menjaga tag line KPU Ngada 100 di TPS, 100 di PPK dan 100 di KPU.

“Saya mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Ngada yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih untuk gunakan hakmu.Datang ke TPS tanggal 14 Feb 2024 ,kita kasih pilihan kita dengan baik dan benar,” tambahnya.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Andreas Pareira Minta Penyidik Militer Ungkap Kasus Prada Lucky secara Terbuka

Menurutnya, momen Pemilu 2024 yang bertepatan dengan perayaan Rabu Abu sebagai awal memasuki masa Prapaskah bagi kaum Nasrani adalah sebuah kesempatan untuk memberikan suara sesuai dengan hati nurani.

Di tanggal yang sama juga merayakan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang juga mau mengisyaratkan untuk memberikan hak demokrasi dengan penuh kedamaian guna menghadirkan pemimpin-pemimpin untuk bangsa dan negara.

“Gunakan hak pilihmu untuk datang ke TPS karena sesungguhnya satu orang, satu suara, satu nilai dapat menentukan nasib masa depan bangsa lima tahun kedepan,” ajaknya.

Senada disampaikan Yohana Maria Stefaniana S. Leba. Menurut Yoan Leba sapaannya, bahwa masyarakat sangat penting dalam menentukan sukses tidaknya pelaksanaan Pemilu.

Untuk itu, dia berharap semua elemen masyarakat bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Pemilu yang tinggal menghitung hari dengan menggunakan hak pilih secara baik dan benar. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Wisata Literasi, SDIT Rabbani Akan Kunjungi Kantor Bupati, Toko Buku Gramedia dan Perpustakaan Daerah
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 07:18 WITA

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Selasa, 21 April 2026 - 06:46 WITA

Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA