Distribusikan Bantuan ke Pengungsi Lewotobi, FPBKE Apresiasi Manajemen Posko Pululera - FloresPos Net

Distribusikan Bantuan ke Pengungsi Lewotobi, FPBKE Apresiasi Manajemen Posko Pululera 

- Jurnalis

Selasa, 16 Januari 2024 - 17:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Relawan Forum Peduli Bencana Kabupaten Ende (FPKBE) untuk pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur telah mendistribusikan bantuan kemanusiaan pada Minggu (14/1/2024).

Bantuan berupa makanan dan perlengkapan posko itu didistribusikan di dua posko, yaitu Posko Aman di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang dan Posko Desa Konga, Kecamatan Ile Bura.

Di Posko Aman, Desa Pululera, relawan FPBKE diterima dan diberikan kesempatan memperkenalkan diri.

Relawan juga mendengarkan penjelasan dari Kepala Desa Pululera, Paulus Sony dan Rafael Hera dari Aman Nusa Bunga. Tim relawan FPBKE juga sempat berbaur dengan anak-anak melakukan trauma healing.

Usai penyerahan relawan FPBKE terkesan dengan manajemen pengelolaan posko di Desa Pululera.

Di posko itu Aman dan pemerintah desa menerima dan menampung korban erupsi Gunung Lewotobi seperti keluarga sendiri. Pengungsi diterima dan tinggal bersama masyarakat setempat.

Penanggungjawab Forum Peduli Bencana Kabupaten Ende, Philipus Kami mengatakan para relawan dari Ende bergerak karena cinta dan rasa kemanusiaan kepada sesama.

Baca Juga :  Kevin dan Ebin, Dua Punggawa  Liga 1 Asal Ngada Kembali Ke SMAK Recis

Bantuan yang diberikan oleh relawan FPBKE adalah solidaritas dari orang kecil.

“Mereka bergerak karena cinta mereka kepada bapa mama. Nilai rasa cinta masyrakat Ende untuk bapak mama di sini. Ini sumbangan dan Solidaritas orang kecil,” kata Philipus Kami.

Mewakili FPKBE, Philipus Kami mengapresiasi manajemen penanganan korban erupsi Gunung Lewotobi di Desa Pululera, kolaborasi pemerintah desa dan relawan Aman.

Ia mengatakan manajemen penanganan seperti ini membuat pengungsi seperti keluarga dan berada di rumah sendiri.

“Kami apresiasi manajemen penanganan dengan sistim Homstey inj sangat luar biasa. Mereka bukan pengungsi tetapi seperti keluarga sendiri,” kata Philipus Kami.

Kepala Desa Pululera, Paulus Sony mengatakan awalnya Desa Pululera tidak masuk dalam lokus atau titik evakuasi. Namun setelah beberapa hari terjadi ledakan pengungsi secara mandiri di Desa Pululera.

Baca Juga :  Hasil Drawing Soeratin Cup NTT, Flores United FC Langsung Tantang Juara Bertahan di Partai Pembuka

Dengan kondisi ini maka masyarakat setempat tidak menolak dan berkordinasi dengan pemerintah desa untuk membuka posko mandiri.

Kades Pululera mengatakan masyarakat di desanya menerima dan menampung pengungsi korban erupsi Gunung Lewotobi di rumah masing-masing.

Hingga saat ini sekitar 700- an pengungsi berada di Desa Pululera yang tersebar di rumah warga.

“Awalnya desa kami tidak masuk sebagai titik evakuasi. Tetapi setelah beberapa hari saudara kita yang terdampak langsung bencana ini datang dan mengungsi secara mandiri. Kami membentuk dan menerima mereka di rumah- rumah warga,” katanya.

Rafael Hera, mewakili Aman Nusa Bunga mengatakan pihaknya mengambil peran membantu pemerintah desa Pululera karena ada ledakan pengungsi secara mandiri.

Selain itu Aman melihat distribusi bantuan yang tidak merata dan tidak adil untuk semua korban atau pengungsi erupsi Lewotobi. *

Penulis:Willy Aran I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA