Penjabat Gubernur NTT : Ngada Bisa Jadi Tempat Studi Banding Pelayanan Publik - FloresPos Net

Penjabat Gubernur NTT : Ngada Bisa Jadi Tempat Studi Banding Pelayanan Publik

- Jurnalis

Minggu, 7 Januari 2024 - 20:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net –  Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake, Sabtu (6/1/2024) usai  meresmikan Gedung Baru Bank NTT Kantor Cabang Bajawa dan Launching Mall Pelayanan Publik Kabupaten Ngada mengatakan bahwa Kabupaten Ngada dapat dijadikan tempat studi banding bagi pelayanan publik bagi Kabupaten lainnya di Nusa Tenggara Timur.

Ayodhia Kalake menjelaskan bahwa undang-undang tentang pelayanan publik yang termuat dalam pasal 1 ayat 1 undang-undang nomor 25 tahun 2009 di mana menegaskan pelayanan publik merupakan kegiatan atau rangkaian dalam pembentukan pelayanan warga dan untuk itu setiap warga berhak untuk mendapat pelayanan publik yang terbaik.

“Kabupaten Ngada telah tampil terdepan untuk melayani masyarakat Ngada dengan pelayanan prima,” ungkapnya.

Dirinya memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati serta jajaran Pemerintah Kabupaten Ngada yang telah melakukan apa yang disebut berpikir dan bertindak inovatif dan kreatif khususnya dalam melayani masyarakat Kabupaten Ngada.

“Beberapa waktu lalu saya telah berkunjung ke mall pelayanan publik Kabupaten Ngada. Terus terang saat itu saya sangat kagum,” ungkapnya lagi.

Baca Juga :  Ngada Sudah Mencapai 89,23 Persen Universal Health Coverage

Dari beberapa Kabupaten yang telah dikunjungi dalam pelayanan publik Kabupaten Ngada merupakan yang terdepan.

Mall pelayanan publik yang terpadu seperti yang ada di Kabupaten Ngada akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan baik dari instansi yang ada di Pemerintahan Kabupaten Ngada maupun instansi vertikal lainnya termasuk adalah lembaga keuangan seperti Bank NTT.

Maret Tahun 2022 tanggal 14, Wakil Presiden RI dalam rapat tentang Mall pelayanan publik dan pemberdayaan usaha kecil dan menengah di Labuan Bajo yang juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Menpan RB, Wakil Gubernur NTT dan para Bupati dan Walikota se NTT telah menginstruksikan agar 11 Kabupaten/ Kota se NTT harus menyelenggarakan Mall Pelayanan Publik  tahun 2023 dan sisanya tahun 2024.

Hal ini harus menjadi perhatian serius dari setiap Kabupaten dan Kota dan Kabupaten Ngada telah menunjukkan keseriusannya terhadap kehadiran mall pelayanan publik.

“Sekembalinya saya dari Ngada ini saya akan menyurati semua Bupati dan Walikota yang ada di NTT untuk bisa studi banding di Ngada,” paparnya.

Baca Juga :  Mantan Bupati Ngada Albert Botha Tutup Usia, Jenasah Tiba di Bajawa

Pelayanan publik yang baik akan meningkatkan kepercayaan publik kepada pemerintah dan Kabupaten Ngada telah menunjukkan hal tersebut dimana masyarakat memperoleh kemudahan dalam pengurusan izin atau surat-surat penting lainnya.

Bupati Ngada Andreas Paru pada kesempatan tersebut mengatakan kehadiran Mall pelayanan publik terintegrasi di Kabupaten Ngada merupakan bagian dari salah satu penjabaran visi Kabupaten Ngada yakni terwujudnya masyarakat Ngada yang unggul, mandiri dan berbudaya berbasis pertanian dan pariwisata.

Ada empat keunggulan yang menjadi sasaran dalam RPJMD Kabupaten Ngada Tahun 2021 – 2026 yakni unggul sumber daya manusia, unggul ekonomi, unggul tata kelola pemerintahan dan unggul sarana prasarana.

Salah satu wujud konkret adalah sarana prasarana dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat seperti kehadiran mall pelayanan publik yang dilaksanakan secara terpadu dengan 21 jenis pelayanan yang ada dan terpusat di satu tempat.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat dalam melakukan pelayanan publik.*

Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta
Wabup Ngada Terima Bantuan Rp1,2 Miliar dari Kemenko Pangan 
Tim Psikososial Kevikepan Bajawa Dampingi Anak dan Remaja Terdampak Gempa
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30 WITA

Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan

Sabtu, 26 September 2026 - 16:21 WITA

Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering

Sabtu, 26 September 2026 - 16:03 WITA

Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta

Berita Terbaru

Opini

Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:58 WITA