Siswa SMPN 4 Langke Rembong Manggarai Adu Jago Main Gasing dan Congklak - FloresPos Net

Siswa SMPN 4 Langke Rembong Manggarai Adu Jago Main Gasing dan Congklak

- Jurnalis

Sabtu, 9 Desember 2023 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Tiga permainan tradisional Manggarai, NTT, yakni gasing, congklak, dan tarik tambang dilombakan dalam gebyar akhir tahun SMPN4 Langke Rembong.

Menurut Ketua Panitia Kegiatan Gebyar Akhir Tahun, guru Apolonia Larasati Rotok, dalam kegiatan kali ini, ada tiga permainan rakyat Manggarai tempoh dulu yang diangkat agar diketahui para siswa.

“Kita gali segala informasi tentang permainan tradisional congklak, gasing, dan tarik tambang,” kata Apolonia Larasati kepada wartawan, Sabtu (9/12/2023).

Dalam proses yang ada, diketahui bagaimana cara bermain sehingga diketahui siap atau grup mana yang menang dan mana yang kalah.

Para siswa dikenalkan cara bermainnya. Karena sudah tahu, maka sekarang dilombakan guna mengetahui siapa atau kelas mana yang paling jago, paling gesit, dan trampil.

Baca Juga :  Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Dalam lomba permainan tradisional, Jumat (8/12/2023) kemarin, para siswa coba tampilkan yang terbaik. Intinya para siswa bisa memainkan permainan rakyat yang zaman ini sudah jarang dilihat atau dimainkan.

Kasek Wens Resman menambahkan, sengaja itu diangkat kembali agar permainan rakyat Manggarai tidak punah ditelan kemajuan zaman dan teknologi digital.

“Bisa punah itu permainan rakyat bila tidak digali dan diajarkan kepada para siswa sejak usia dini,” katanya.

Permainan Congklak, misalnya, sudah banyak yang tidak tahu. Namanya saja terasa asing di telinga bagi generasi sekarang.

Sedangkan guru Isadora Nahi mengatakan, congklak adalah permainan tempoh dulu yang menggunakan papan kayu yang berlubang.

Baca Juga :  Tiga Mahasiswa Unika St. Paulus Ruteng Raih Beasiswa Rp 45 Juta

“Jumlah  14-16 lubang dengan dua yang besar di ujung papan. Untuk bermain harus pakai media berupa batu kerikil atau biji-bijian,” katanya.

Mainnya, bagaimana memindahkan bijian dari lubang ke lubang dengan cara memutar secara berurutan.

Yang bermain dua orang. Yang lainnya menonton dan memberi spirit. Suasananya pasti ramai dan mengasyikkan.

Data yang didapat dari panitia menyebutkan, untuk lomba, Sabtu (9/12/2023) adalah story telling dan bertutur kitab suci.

Lalu, masih ada lomba lainnya untuk beberapa hari ke depan seperti cerdas cermat rangking satu, musikalisasi puisi, vokal grup, dan got tallent. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa
Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria
Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:08 WITA

Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Berita Terbaru