“Tragedi” Kewapante Daya Ungkit Kesadaran Moral Bumi Hanguskan Judi - FloresPos Net

“Tragedi” Kewapante Daya Ungkit Kesadaran Moral Bumi Hanguskan Judi

- Jurnalis

Selasa, 17 Oktober 2023 - 07:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Marianus Gaharpung

SIKKA memang dikenal dengan permainan judi. Berbagai modus yang dilakukan mulai sabung ayam, dadu regang, bola guling, kartu dan masih ada yang lainnya. Permainan judi sudah mendara daging dan warisan genenesi ke generasi.

Mau dikatakan hobi bisa juga tetapi karena keseringan bermain seru dan asyik, maka diadakan taruhan. Apakah permainan judi selalu menguntungkan? Sudah pasti tidak ada satu orangpun di muka bumi ini kaya karena main judi.

Judi ibarat kenikmatan sesaat kesengsaraan sepanjang masa. Sudah pasti yang didapat penyakit karena duduk berjam- jam dengan kondisi tegang, ekonomi rumah tangga akan amburadul, keharmonisan rumah tangga hilang sering ribut karena utang.

Uang sekolah anak terkadang tidak bisa dibayar karena habis di meja perjudian. Justru yang  sangat disayangkan permainan busuk ini sangat digandrungi pemuda- pemuda usia produktif.

Perjudian adalah “penyakit” akut masyarakat Nian Tana Sikka. Hal ini sudah pasti bukan suatu prestise atau prestasi melainkan kegagalan riil generasi muda Nian Tana Sikka dalam menata masa depan hidupnya.

Baca Juga :  Dampak Teknologi Baru terhadap Pekerjaan Jurnalistik dan Pentingnya Kebebasan Pers

Tradisi buruk dan busuk ini tidak bisa diletakan pada tanggungjawab mutlak pemerintah melalui satpolpp dan aparat Polres Sikka.

Justru yang paling penting adalah kesadaran nurani manusia Nian Tana Sikka bahwa perjudian adalah penyakit sosial yang harus menjadi komitmen bersama dibasmi dari muka bumi Nian Tana Sikka.

Eksistensi Satpolpp dan aparat Polres Sikka  sifatnya represif saja dengan membubarkan, menangkap dan menghukum pelakunya.

Tragedi pantulan peluru yang dilakukan Kanit reskrim Polsek Kewapante dengan melakukan penembakan ke pohon yang mana pantulan peluru mengenai orang yang sedang dalam area perjudian sabung ayam adalah suatu bentuk kelalaian.

Tetapi rasanya oknum Kanit reskrim ini sudah pada tingkat kekesalan dirinya terhadap pelaku perjudian kok tidak ada efek jerahnya selama ini.

Baca Juga :  Lembaga Pendidikan Asuhan Yayasan Ernesto Ditantang Hasilkan Output Siap Kerja

Padahal di Kecamatan ada  Satpol pp, Babinsa kok mengapa perjudian masih subur? Apakah ada backingnya duduk manis menerima setoran?

Wajar dong publik menduga karena terkesan warga merasa “besar kepala” dan seakan- akan tidak takut dengan satpol pp serta aparat polisi.

Memang jatuhnya korban akibat pantulan peluru tembakan polisi adalah suatu kelalaian tetapi suatu bentuk konkrit kepedulian aparat polisi tersebut terhadap perjudian harus dihapuskan dari muka bumi Nian Tana Sikka.

Karena sampai kiamatpun perjudian tidak pernah menguntungkan secara ekonimis justru hasil akhirnya adalah penderitaan lahir dan batin.

“Tragedi” Kewapante menjadi daya ungkit kesadaran bersama semua anak bangsa Nian Tana Sikka generasi tua muda laki perempuan satu tekad membumi hanguskan perjudian yang merusak moralitas generasi muda Nian Tana Sikka. Sungguh miris! *

Penulis: Dosen FH Ubaya Surabaya

Berita Terkait

Thresher Shark Indonesia dan Pokmaswas Sando Minggo Ajak Mahasiswa IKTL Terlibat dalam Program The Conservation Champion
Kunjungi SDN Wolomoni Ende, Wapres RI Bawa Pulang Sejumlah PR
Padukan Sportivitas dan Syiar Islam, Jamaah Darul Muqomah Rekko Meriahkan Tahun Baru Hijriah
Investor Katakan Kontraktor Hanya Mampu Selesaikan Dua Dapur SPPG 3T di Sikka
Kuasa Hukum AWK Laporkan Ambo ke Polres Sikka Terkait Dugaan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik dan Fitnah
Polantas Menyapa, Polres Ende Salurkan Air Bersih untuk Warga
Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan diri Masyarakat
Kuasa Hukum Ahli Waris Pulau Anano Beberkan Fakta dan Akan Lanjutkan Proses Kasus Penyerobotan Lahan
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:42 WITA

Thresher Shark Indonesia dan Pokmaswas Sando Minggo Ajak Mahasiswa IKTL Terlibat dalam Program The Conservation Champion

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:47 WITA

Kunjungi SDN Wolomoni Ende, Wapres RI Bawa Pulang Sejumlah PR

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:27 WITA

Padukan Sportivitas dan Syiar Islam, Jamaah Darul Muqomah Rekko Meriahkan Tahun Baru Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:19 WITA

Investor Katakan Kontraktor Hanya Mampu Selesaikan Dua Dapur SPPG 3T di Sikka

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:02 WITA

Kuasa Hukum AWK Laporkan Ambo ke Polres Sikka Terkait Dugaan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik dan Fitnah

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kunjungi SDN Wolomoni Ende, Wapres RI Bawa Pulang Sejumlah PR

Kamis, 18 Jun 2026 - 17:47 WITA