Harga Beras Meningkat Tajam, Pemkab Mabar Gandeng Bulog Gelar Pasar Murah - FloresPos Net

Harga Beras Meningkat Tajam, Pemkab Mabar Gandeng Bulog Gelar Pasar Murah

- Jurnalis

Senin, 2 Oktober 2023 - 14:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggandeng Bulog setempat-Mabar menggelar pasar murah beras. Hal dimaksud guna menekan harga beras di daerah itu yang harganya belakangan meningkat tajam.

Pantauan media ini di Pasar Rakyat Batu Cermin Labuan Bajo, Senin (2/10/2029), tampak masyarakat setempat antusias atas operasi pasar murah beras.

Mereka berebutan untuk mendapatkan beras murah yang diurus Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Mabar dan Bulog setempat.

“Terima kasih pemerintah (Pemkab dan Bulog Mabar) atas program pasar murah beras ini,” komentar Marta di sela-sela berebutan beli beras murah di Pasar Batu Cermin- Labuan Bajo ibu kota Mabar, Senin (2/10/2023).

Baca Juga :  Speedboat dan Open Deck di Manggarai Barat Luput Pajak, Wabup Weng: Tiada Aturan
Antrian Warga Beli Beras

Program ini lanjut Marta, sangat membantu warga Mabar yang miskin. Sebab harga beras di pasaran setempat akhir-akhir ini naik gila-gilaan.

“Harap pemerintah terus melakukan pasar murah sampai harga beras setempat benar-benar-normal,” katanya.

Kepala Dinas Perindag Mabar, Gabriel Bagung ketika itu mengatakan, pasar murah untuk menstabilkan pasaran beras setempat. Ini kerjasama Perindag dan Bulog Mabar. Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp.11.500 per kilogram (kg).

“Untuk sementara ketersediaan beras buat operasi pasar murah 21 ton dan ini yang pertama,” singkatnya.

Kepala Bulog Labuan Bajo Mabar, Pier Solissa, pada kesempatan yang sama menambahkan, pasar murah tersebut menghabiskan 6 ton beras.

Di Pasar Batu Cermin ludes 4 ton, dan di Pasar Baru Labuan Bajo habiskan 2 ton.

Baca Juga :  Aksi Begal di Nagekeo, Dua Perempuan Jadi Korban, Polisi Selidiki

“Pasar murah selanjutnya kita tunggu koordinasi dari Dinas Perindag,” ungkap Solissa.

Di tempat yang sama, Umi Warsiti, pedagang beras setempat mengungkapkan, harga beras setempat akhir- akhir ini naik tajam dari sebelumnya. Tapi kenaikan itu bervariasi, tergantung jenis berasnya.

Contoh, beras ciherang dihargainya Rp.15.000/kg, dan beras membramo Rp.14.000/kg. Naik tajamnya harga beras setempat akhir- akhir ini karena stok sangat terbatas, ujar Umi Warsiti.

Beras-beras yang dijualnya, lanjut Umi Warsiti, didatangkan dari Sulawesi Selatan dan Sumbawa-Nusa Tenggara Barat (NTB). Sedangkan beras lokal Mabar tidak ada, sulit dapat di petani, katanya.  *

Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan
Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:47 WITA

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong

Senin, 28 September 2026 - 13:42 WITA

Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan

Senin, 28 September 2026 - 13:39 WITA

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Berita Terbaru

Opini

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 Sep 2026 - 16:27 WITA

Opini

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Senin, 28 Sep 2026 - 11:36 WITA