8 Warga Mabar Terpapar Kusta - FloresPos Net

8 Warga Mabar Terpapar Kusta

- Jurnalis

Rabu, 30 Agustus 2023 - 11:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Sedikirnya 8 warga Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) terpapar penyakit kusta. Dan semuanya dalam penanganan medis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mabar, Paul Mami mengatakan, orang yang terkena kusta itu berasal dari sejumlah wilayah pelayanan Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Mabar.

Kadis Mami menyampaikan itu menanggapi Florespos.net di Labuan Bajo, Selasa (29/8/2023).

Dia dimintai tanggapan atas kabar  bahwa belakangan ini warga Kecamatan Welak Mabar dihantui wabah kusta, karena ada warga setempat terkena kusta. Orang bersangkutan dari luar Mabar tapi tinggal di Welak.

Baca Juga :  Penertiban Rokok Ilegal di Flores Timur, Pemkab Sebut Belum Ada Respon dari Kantor Bea dan Cukai

Disebutkan Kadis Mami, dari 8 penderita kusta dimaksud 3 di antaranya masuk wilayah pelayanan Puskesmas Labuan Bajo, 2 asal Puskesmas Wae Nakeng, dan dari Puskesmas Nanga Terang, Puskesmas Werang, serta Puskesmas Datak masing-masing 1 orang.

Khusus pasien yang berasal dari Puskesmas Datak, terang Kadis Mami, disinyalir berasal dari Sabu, Kabupaten Sabu Raijua NTT. Dia saat ini ditangani dokter spesialis guna memastikan positif atau tidaknya pasien bersangkutan terkena kusta atau mungkin penyakit kulit lainnya. Sedangkan 7 pasien positif kusta.

Namun 8 pasien itu saat ini dalam penanganan intensif medis. Obat- obatan selalu tersedia di Mabar. Kusta adalah penyakit menular. Kusta ada yang basah dan ada yang kering, kata Kadis Mami.

Baca Juga :  PGRI Manggarai Gelar Turnamen Bola Voli Meriahkan Hari Jadi Tahun 2023

Masih Kadis Mami, di Mabar ada beberapa lokus kusta, antara lain di Capi Kecamatan Komodo, dan di Tentang Kecamatan Ndoso. Namun semuanya tempat-tempat itu, termasuk masyarakatnya selalu dalam pengawasan petugas kesehatan, obat-obatan selalu tersedia. Ini program nasional, katanya.

Menyinggung perkembangan penyakit gatal-gatal/kudis (scabies) di Mabar, seperti diwartakan media ini sebelumnya, Kadis Mami, mengatakan aman, sudah ditangani pihak kesehatan. *

Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara
Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:36 WITA

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:31 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Rabu, 23 September 2026 - 15:57 WITA

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA