Ahmad Yohan Ajak Tokoh Agama di Ende Ikut Mendorong Masyarakat Kembangkan UMKM - FloresPos Net

Ahmad Yohan Ajak Tokoh Agama di Ende Ikut Mendorong Masyarakat Kembangkan UMKM

- Jurnalis

Rabu, 23 Agustus 2023 - 18:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Yohan menghadiri langsung kegiatan Diskusi Publik tentang Optimalisasi Peran Tokoh Agama Dalam Pengembangan UMKM di Kabupaten Ende.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra Komisi XI DPR RI yaitu Bank Indonesia (BI) di Aula Hotel Flores Mandiri Kota Ende, Kabupaten Ende, NTT, Rabu (23/8/2023) pagi.

Diskusi publik ini dibuka oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ende, Kapitan Lingga dan dihadiri oleh sejumlah tokoh agama di Ende.

Pada diskusi publik tersebut Ahmad Yohan mengatakan bahwa kegiatan ini tidak saja dilaksanakan di Ende tetapi di beberapa kabupaten lain di Provinsi NTT.

Tujuannya mengajak seluruh stakeholder agar terlibat langsung mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah.

“Saya sudah jalan bersama mitra dari Komisi XI di beberapa kabupaten, memberikan motivasi untuk hidupkan ekonomi masyarakat melalui UMKM,” kata Ahmad Yohan.

Provinsi NTT masih masuk dalam kategori provinsi termiskin di Indonesia padahal memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Beberapa faktor yang jadi alasan NTT masih masuk kategori provinsi miskin karena faktor pertumbuhan ekonomi yang terlambat di setiap Kabuapeten dan PAD yang tidak mencapai seratus miliar.

Baca Juga :  Pemcat Komodo Manggarai Barat Butuh Speed Boat--Untuk Layani Masyarakat Pulau

“Kita punya potensi yang banyak tapi belum dikembangkan maksimal untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ahmad Yohan juga mengatakan bahwa terkait sektor pariwisata sejauh ini sektor swasta belum maksimal terlibat dalam pengembangan dan pembangunan sektor ini.

Ia mengharapakan kedepannya sektor ini mulai dikembangkan melalui jalur UMKM.

“Saya tidak mau dan tidak rela NTT dibilang provinsi termiskin dan terbelakang. Mari kita terlibat kembangkan UMKM untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat kemudian berdampak pada pendapatan daerah,” katanya.

Ahmad Yohan mengajak tokoh agama di Ende untuk terlibat dan mendorong masyarakat khususnya kaum muda untuk mengembangkan UMKM di Kabuapeten Ende.

Sebagai wakil rakyat Ahmad Yohan akan mendorong pemerintah melalui mitra Komisi XI DPR RI untuk memberikan bantuan dan melakukan pendampingan.

“UMKM itu kendalanya pada modal, kapasitas dan pasar. Semua itu akan bisa diatasi jika kita punya kemauan untuk menjalankan,” kata Ahmad Yohan.

Ia berharap tokoh agama di Ende mulai mendorong masyarakat untuk terjun dan menjadi pelaku UMKM berawal dari usaha- usaha sekitarnya.

Baca Juga :  Tidak Dirawat, Banyak Bunga di Kota Borong Mati

“Saya berharap tokoh agama terlibat dan berperan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terjun menjadi pelaku UMKM untuk tingkatkan ekonomi. Tokoh agama bisa memberikan motivasi dengan mulai melakukan pemberdayaan dari masjid atau gereja,” katanya.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ende, Kapitan Lingga menyampaikan terima kasih kepada anggota komisi XI DPR RI bersama mitra yang telah melaksanakan kegiatan ini.

Dikatakannya bahwa melalui kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bertambahnya pelaku UMKM di Kabupaten Ende.

Sektor UMKM memberikan dampak besar pada pendapatan negara tetapi di Kabuapeten Ende sektor UMKM belum terlalu nampak dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi apalagi pendapatan daerah.

Selain menghadiri diskusi publik dengan tokoh agama, Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Yohan juga hadir pada diskusi publik Optimalisasi Peran Desa Dalam Mendorong Digitalisasi UMKM di Kabupaten Ende.

Diskusi publik ini menghadirkan pamateri Dr. Ernesta Leha, Wakil Rektor Uniflor dan peserta diskusi dari pelaku usaha serta masyarakat di Kabupaten Ende. *

Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA