Jalan Rusak Berat, Warga Desa di Manggarai Timur Timbun Batu Agar Bisa Dilalui Kendaraan - FloresPos Net

Jalan Rusak Berat, Warga Desa di Manggarai Timur Timbun Batu Agar Bisa Dilalui Kendaraan

- Jurnalis

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 19:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Ruas jalan Benteng Jawa-Wae Nenda di Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam kondisi rusak berat. Warga setempat pun bergotong royong menimbun batu dan tanah agar jalan bisa dilalui kendaraan bermotor.

Marten Sagitarius, warga Desa Golo Lembur, Kecamatan Lamba Leda kepada Florespos.net, Sabtu (12/8/2023) mengatakan ruas jalan Benteng Jawa-Wae Nenda sekitar 3 kilometer. Ruas jalan itu dalam kondisi rusak berat.

Baca Juga :  Perkuat Budaya Manggarai, IFG dan Institute Manggarai Gelar Seminar dan Terbitkan Ensiklopedia Budaya

Di beberapa titik, kata dia, kondisinya sudah sangat tidak layak. Apalagi musim hujan, kondisinya penuh kubangan lumpur.

Marten mengatakan jalan yang rusak berat mulai dari Kampung Bela Ntuk, Desa Compang Mekas hingga Kampung Lompong, Desa Golo Lembur.

“Saat ini sebagian besar sisa batu dan jalan tanah karena aspal sudah terkelupas. Kendaraan yang melintas harus siapkan dedak supaya tidak macet,” katanya.

Menurut dia, warga sudah mengusulkan agar Jalan Benteng Jawa-Wae Nenda segera diperbaiki. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda ada perbaikan.

Baca Juga :  Danau Tiwu Cewe, Obyek Wisata Masih Tersembunyi di Desa Haju Wangi

“Sejumlah sopir angkutan selalu mengeluh bahkan para sopir menurunkan penumpang di beberapa tanjakan karena takut terjadi kecelakaan. Kita minta Pemda bisa perbaiki, sebab ini jalur ekonomi,” kata Marten.

Pantauan Florespos.net, Sabtu (12/8/2023), ruas jalan Benteng Jawa-Wae Nenda memang dalam kondisi rusak berat dan perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat. *

Penulis: Albert Harianto / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA