Perumda Tirta Komodo Ruteng, Manggarai Inginkan Kawasan Mata Air Jadi Hutan - FloresPos Net

Perumda Tirta Komodo Ruteng, Manggarai Inginkan Kawasan  Mata Air Jadi Hutan

- Jurnalis

Kamis, 27 Juli 2023 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net – Perumda Tirta Komodo Ruteng, Manggarai, NTT berkomitmen untuk menghutankan lagi kawasan sumber air. Bukti dari komitmen itu adalah telah menanami tujuh titik sumber air baik di Kota Ruteng maupun tempat lainnya.

Kepada wartawan di Ruteng, Rabu (26/7/2023), Direktur Perumda Tirta Komodo Ruteng, Marsel Sudirman mengatakan, menghutankan kembali kawasan mata air yang selama airnya dikelola Perumda untuk masyarakat sudah merupakan keharusan.

“Mengapa? Hal itu penting untuk tetap menjaga pasokan air untuk masyarakat. Tidak jamin air stabil kalau kawasan sekitarnya kritis atau tidak ada pohon lagi,” katanya.

Dikatakan, penanaman pohon itu tidak hanya dalam rencana dan program. Dalam beberapa tahun ini, telah mulai ditanami dengan anakan kayu lokal jenis ara (ficus carica) pada  tujuh sumber air Perumda.

Baca Juga :  SPPG Wae Kelambu Layani Ribuan Siswa di Kota Labuan Bajo Manggarai Barat

Titik yang sudah ditanami itu, yakni Wae Rowang, Wae Pong, Wae Reget, sumber air di Langke Majok, Wae Puar Muwang, di Wae Robo, dan sumber air di Reo.

Menurutnya, penanaman akan terus dilakukan nantinya. Keinginannya sumber air Perumda akan ditanam anakan pohon Ara guna menjamin ketersediaan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan publik.

Penanaman pohon itu, demikian Marsel, selalu diikuti dengan perawatan dan kontrol rutin. Petugas pada sumber air diberi pekerjaan tambahan untuk memperhatikan anakan Ara yang sudah ditanam.

Untuk kondisi sekarang ini, yang sudah tampak hutan kawasan mata airnya, yakni Wae Rowang dan Wae Pong. Di Wae Pong, pohon Ara sudah tumbuh besar. Diharapkan di tempat lainnya seperti itu juga.

Baca Juga :  Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia

Seorang warga Rowang, Yustin Lalu mengatakan, ada perubahan besar di sumber air Wae Rowang karena kawasan itu sudah menjadi hutan kembali. Pepohonan yang ditanam sudah tumbuh besar, padahal mata air itu sudah terletak di kawasan pemukiman masyarakat.

“Kita salut dengan Perumda yang mau tanam pohon di area mata air. Bukti di Wae Rowang ini dan di Wae Pong juga. Kalau seperti ini, kita jamin air tetap stabil nantinya,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo
Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02 WITA

DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:15 WITA

Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Berita Terbaru

Opini

Sumpah yang Dimudahkan

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:06 WITA