LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Ferdi Jemaun, Kabid Komunikasi dan Informasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) memohon wartawan sebarluaskan kabar/edukasi/infomasi/kegiatan BPJS Kesehatan ke Masyarakat Mabar khususnya. BPJS Kesehatan program nasional.
Jemaun menyampaikan itu pada pertemuan secara nasional BPJS Kesehatan dengan media massa, dan untuk tingkat Mabar berpusat di lantai 2 Kantor BPJS Kesehatan setempat Mabar di Labuan Bajo, Selasa (18/7/2023).
Pertemuan tentang publik ekspos laporan kinerja BPJS Kesehatan Tahun buku 2022 itu dengan tema ” keuangan sehat, mutu layanan melaju pesat”. Pertemuan secara nasional tersebut dilakukan secara daring.
Menurut Jemaun, eks wartawan Flores Pos Biro Lembata itu, salah satu peran pers menyebarluaskan informasi positif/kebaikan kepada masyarakat. Mohon kawan-kawan wartawan sebarluaskan kegiatan BPJS Kesehatan tingkat Mabar agar masyarakat tahu nilai positif/nilai kebaikan BPJS Kesehatan, katanya.
Lanjut Jemaun, selama ini terkait urusan/biaya kesehatan, banyak penduduk Mabar, Nusa Tenggara Timur (NTT) yng tertolong setelah menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Oleh sebab itu, mohon kabarkan dan sebarluaskan info kebaikan BPJS Kesehatan, termasuk kegiatan hari ini, tutup Jemaun.
Febronia Animan, Kepala BPJS Kesehatan Mabar ketika itu mengatakan, upaya pihaknya ke depan semua bayi baru lahir bisa langsung menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Terkait ini BPJS Kesehatan Mabar membangun kerja sama dengan berbagai pihak di daerah itu, di antaranya dengan Pemkab Mabar dan lain-lain. Apalagi selama ini Pemkab sangat mendukung kehadiran BPJS Kesehatan di Mabar, dan pelayanan prima harga mati bagi BPJS Kesehatan.
Animan yang akrab disapa Onik mengungkapkan itu menanggapi wartawan, antara lain menyangkut inovasi BPJS Mabar agar semua penduduk Mabar menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Menyinggung kongkrit dukungan Pemkab Mabar terkait BPJS di kabupaten pariwisata super prioritas di ujung barat Flores itu, Animan mengatakan luar biasa. Di antaranya anggaran.
Yuran peserta BPJS setempat yang ditanggung APBD Mabar 2023 Rp.18 miliar lebih, jumlah peserta 37.561 jiwa/Desember 2023, dan ditanggung APBN lebih dari Rp. 60 miliar dengan jumlah peserta 178.155 jiwa. Jumlah penduduk Mabar 273.729 jiwa.
Pada Tahun 2023 ini lagi 6000-an masyarakat Mabar masih bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan, karena dari sisi anggaran masih mencukupi. Kemudian, hingga saat ini 198 badan usaha di Mabar telah menjadi peserta BPJS, ungkap Onik. *
Penulis:Andre Durung/Editor: Anton Harus










