Tampung dan Hidupi 129 ODGJ, Sr. Lucia CIJ Minta Dukungan Pemkab Sikka dan Donatur - FloresPos Net

Tampung dan Hidupi 129 ODGJ, Sr. Lucia CIJ Minta Dukungan Pemkab Sikka  dan Donatur

- Jurnalis

Rabu, 19 Juli 2023 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMARE, FLORESPOS.net – Kepala Panti Santa Dymphna yang juga Direktris  Yayasan Bina Daya St. Vinsensius Cabang Sikka (YASBIDA) Maumere, Suster Lucia, CIJ mengemukakan  bahwa lembaga yang dipimpinnya saat ini sedang menampung  dan menghidupi  129 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dari pelbagai kabupaten di Flores dan luar Flores.

Dalam upaya memaksimalkan pendampingan, Suster Lucia meminta dukungan pemerintah, terutama Pemkab Sikka dan donatur agar terus berkontribusi memberdayakan ODGJ dan memenuhi hak-hak mereka, terutama hak untuk memenuhi kebutuhan dasar.

”Kami berharap agar pemerintah dan para donatur tetap mendukung usaha-usaha kemanusiaan yang kami lakukan terhadap para ODGJ yang kami tangani saat ini,” kata Suster Lucia, CIJ, S.Ag kepada Florespos.net di Panti Santa Dymphna Maumere, Rabu (19/7/2023).

Kendala

Suster Lucia, CIJ pada kesempatan ini mengemukakan bahwa pihak Panti dan Yayasan telah berupaya maksimal untuk  mengoptimalkan pemanfaatan aset – aset dan usaha-usaha produktif untuk menghidupi penghuni panti, namun hasilnya , masih jauh dari biaya yang dibutuhkan.

Suster Lucia menyebut ada tiga kendala yang dihadapi panti.

Pertama, kekurangan dana terutama untuk memenuhi kebutuhan makan-minum, kesehatan,  dan upah pegawai, karyawan, perawat dan tenaga psikologi yang jumlahnya Rp400 juta per bulan.

Kedua, pada masa ini sulit mendapatkan donatur tetap  yang bersedia untuk bekerja sama bagi pelayanan terhadap penyandang  disabilitas mental.

Ketiga, pada umumnya para penyandang disabilitas di sini berasal dari keluarga yang tidak mampu sehingga kontribusi dan partisipasi keluarga sangat minim.

Keempat, bantuan yang diperoleh dari Pemerintah, sifatnya tidak tetap.

Harapan

Suster Lucia, CIJ menyampaikan harapan agar pemerintah, dan donatur dapat memberikan dukungan terhadap terhadap upaya kemanusiaan yang dilakukan panti.

Baca Juga :  Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja

Suster Lucia secara khusus menitipkan tiga pesan/harapan kepada  Pemerintah. Pertama, agar tetap memberikan perhatian dan dukungan seperti yang selama ini berjalan terutama mengenai rekomendasi, monitoring dan supervisi;

Kedua, bantuan/alokasi dana tetap untuk pemenuhan kebutuhan dasar para difabel mental di Panti Santa Dymphna khususnya dan panti-panti lain pada umumnya.

Ketiga, sumbangan emergensi/darurat juga dialokasikan ke panti-panti

“Kami tetap berjuang keras  dengan berbagai usaha  menuju kemandirian, terutama dalam usaha ekonomi produktif dan pemanfaatan aset-aset milik Yayasan. Untuk kemajuan dan pelayanan yang maksimal kami selalu megharapkan dukungan dari berbagai pihak, terutama donatur/pencinta ODGJ,” kata Suster Lucia.

Buka Aneka Usaha

Suster Lucia, CIJ  menambahkan bahwa pihak panti dan Yasbida melakukan pelbagai usaha dalam upaya menghidupi 129 ODGJ dan memberi pengupahan bagi puluhan tenaga kesehata (perawat dan psikolog) dan karyawan yang total bekerja di Panti selama ini.

Ada pun usaha-usaha yang dilakukan panti di antaranya beternak babi, produksi makanan olahan panti, membuka warung kopi, menjual kopi “on line” via WhatsApp grup; menulis dan menjual belasan buku seri Mutiara karya Suster Lucia, CIJ, memproduksi dan menjual kalender panti  dan membangun jaringan kerja sama dan donasi.

“Saat ini, Panti ada produk babi berumur 2 bulan untuk dijual kepada masyarakat umum dengan harga Rp 1,5 juta per ekor. Kami juga menjual Kopi Santa Dymphna dengan cita rasa kasih di mana satu paket seberat 250 gram dijual dengan harga Rp100 ribu termasuk ongkos kirim. Kami juga menjual aneka buku  (karya Suster Lucia, Red) di antaranya Buku Simfoni Kasih Santa Dymphna (kumpulan lagu dari Puisi-Puisi Sr. Lucia, CIJ) dengan harga Rp200 ribu/eksemplar,” kata Suster Lucia.

Baca Juga :  Ini Dua Pesan Penting Uskup Maumere untuk Pj Bupati Sikka Alfin Parera

Suster Lucia  mengakui pelbagai aneka usaha di atas untuk memenuhi biaya makan minum, biaya kesehatan bagi 129 ODGJ, serta gaji puluhan karyawan, termasuk 19 perawat, dan dua psikolog yang ditugasi khusus mendampingi para ODGJ. “Total biaya yang dibutuhkan selama satu bulan untuk memenuhi kebutuhan ODGJ, dan gaji tenaga kesehatan dan karyawan mencapai Rp400 juta,” kata Suster Lucia.

Terima Kasih

Suster Lucia, CIJ menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang  telah memberikan perhatian dan dukungan kepada lembaga, terutama Pemerintah, dinas instansi terkait dan Sentra Efata Kupang.

“Kami menyampaikan terima kasih berlimpah. Kami tentu terus membutuhkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak untuk pemenuhan kebutuhan dan keberlanjutan pelayanan terhadap ODGJ di Panti Santa Dymphna Wairklau Maumere. Untuk semua kebaikan itu, kami tidak bisa membalasnya. Hanya doa yang dapat kami persembahkan kepada Tuhan. Semoga Tuhan memberkati kita semua usaha dan niat baik kita,” kata Suster Lucia.

Sementara Koordinator Umum Panti Santa Dymphna Dion Ngeta, S.Fil menambakan bahwa 129 ODGJ yang saat menjalani terapi di Santa Dymphna Maumere berasal belasan Kabupaten dan regio dengan rincian Kabupaten Sikka Sikka ada 55 orang, Ende 23 orang, Flores Timur 16 orang, Ngada 13 orang, Nagekeo 12 orang,Manggarai Raya   2 orang, Lembata    2 orang, Timor 2 orang, Jawa 3 orang, dan Sumatera orang.*

Penulis Wall Abulat/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kuasa Hukum Ahli Waris Pulau Anano Beberkan Fakta dan Akan Lanjutkan Proses Kasus Penyerobotan Lahan
GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam
SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti
Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal
HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:28 WITA

Kuasa Hukum Ahli Waris Pulau Anano Beberkan Fakta dan Akan Lanjutkan Proses Kasus Penyerobotan Lahan

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WITA

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WITA

Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar

Berita Terbaru

Opini

Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan diri Masyarakat

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:55 WITA

Ekonomi

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Jun 2026 - 13:49 WITA