Immago Kupang Akan Gelar Kemah Kerja Bakti Sosial Kemasyarakatan - FloresPos Net

Immago Kupang Akan Gelar Kemah Kerja Bakti Sosial Kemasyarakatan

- Jurnalis

Senin, 10 Juli 2023 - 19:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net – Ikatan Mahasiswa/i Mauponggo (IMMAGO) Kupang, Provinsi NTT mengundang Dr. Frans Lara Aba,SE, ME.c, P.hD untuk hadir dalam kegiatan “Kemah Kerja Bakti Sosial Kemasyarakatan” yang diselenggarakan di Desa Sellalejo Timur, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Kamis (13/7/2023).

Dosen Pascasarjana untuk Magister Ekonomi Terapan Universitas Atma Jaya Jakarta ini, hadir untuk membawakan materi KKBSK dengan grand tema “Tantangan Kepemimpinan NTT”.

Eugenius Wajo, Ketua Umum IMMAGO Periode 2023/2024 yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mengundang Dr. Frans Aba untuk membawakan materi dalam kegiatan KKBSK. Para mahasiswa/i dan warga telah siap menerima Frans Aba dan mendengarkan pikiran-pikiran cerdas Frans Aba tentang kepemimpinan dan pembangunan di NTT.

“Kami semua mau dengar pikiran-pikiran konstruktif dari Frans Aba. Jika  Frans Aba hadir di Mauponggo, itu merupakan berkat dan sumber kebahagiaan tersendiri. Kami semua menantinya di Mauponggo” kata Eugenius, Senin (10/7/2023).

Baca Juga :  Dampak Letusan Gunung Lewotobi, 4.768 Penumpang dari Labuan Bajo Dievakuasi Melalui Laut

Menurutnya, Frans Aba merupakan Tokoh Akademisi muda yang kompeten dan potensial. Pemimpin muda yang inovatif dan visioner yang ini dinilai bisa memberikan pikiran-pikiran cerdas dan solusi untuk membangun rakyat NTT. Sementara rekam jejaknya sangat luar biasa di kancah nasional dan internasional, hanya saja Frans Aba tidak pernah mengumbar di media dan di tengah publik. Sehingga inilah momentumnya.

Dikatakan bahwa diundangnya Frans Aba itu cukup memang beralasan, tidak hanya karena Frans Aba seorang akademisi tetapi tapi terutama karena ia seorang calon pemimpin NTT.

Frans Aba yang dikonfirmasi terkait kehadirannya di Nagekeo dan Bajawa, membenarkan hal tersebut.

“Saya diundang oleh Ikatan Mahasiswa Asal Kecamatan Mauponggo Kupang. Di sana saya akan membagikan materi seputar Pembangunan Infrastruktur Bagi Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan di Desa dengan judul: Kemiskinan, Perempuan dan Etika Politik Pembangunan di NTT,” kata Frans Aba.

Baca Juga :  Ada Program Pengurangan Sanksi Administrasi Hingga Desember 2023 untuk Wajib Pajak

Lanjut Frans Aba, materi tersebut sangat penting untuk menjadi bahan sosialisasi kepada semua warga, terutama para mahasiswa, para orang muda dan siapapun yang ingin terlibat menjadi pemimpin di tengah masyarakat.

Hal ini sejalan dengan prinsip kepemimpinan Frans Aba. Bahwa basis etis dari sebuah politik pembangunan adalah penderitaan kelompok-kelompok rentan dan terpinggirkan. Kalau suara mereka yang menderita diabaikan, dibungkam atau dianggap pengganggu, selamanya pembangunan akan berjalan di tempat bahkan kian terbelakang.

“Nah, ini esensi dari inovasi dan tranformasi kepemimpinan. Sehingga kalau ada pemimpin sebelumnya yang tidak memperhatikan hal-hal fundamental ini, mengabaikan tangisan orang-orang yang tanahnya dirampas, membiarkan harga diri masyarakat dicengkeram kelompok-kelompok berkepentingan tertentu, maka kepemimpinan mereka jelas tidak inovatif dan tidak transformatif,” kata Frans Aba. *

Penulis: Arkadius Togo/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:47 WITA

Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen

Berita Terbaru