RUTENG, FLORESPOS.net-Tender proyek dana Inpres bidang infrastruktur untuk Kabupaten Manggarai, NTT, gagal menentukan pemenangnya.
Tender proyek berbiaya sebesar Rp 47 miliar lebih itu dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah X Kupang, NTT.
Dihubungi wartawan di Ruteng, Rabu (5/7/2023), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3. Jalan Nasional Wilayah Manggarai, Djibrael Tuka Rohi mengatakan, perkembangan pelaksanaan tender proyek dana Inpres bidang infrastruktur untuk Manggarai tidak sesuai dengan keinginan.
“Harapan kita semua proses jalan normal. Tetapi, faktanya, tender gagal karena pelbagai persoalan teknis,” katanya.
Dikatakan, tender gagal karena para pelamar tidak lengkap memasukkan berkas yang diminta berdasarkan ketentuan tender proyek. Dengan berkas yang tidak lengkap, maka sesuai dengan aturan, tendernya gugur.
Gagal pada kesempatan pertama itu, demikian Djibrael, tidak berarti tender proyek itu berhenti total. Kesempatan berikut tetap terbuka, yakni tender ulang.
Menurutnya, tender ulang secara online tidak menunggu waktu lama. Kemarin sudah ditayang lagi pengumuman tender ke publik. Rekanan yang berminat diharapkan bisa mengambil kesempatan yang ada ini.
Ditanya proyek besar seperti itu bisa rampung hingga akhir tahun, Djibrael menjelaskan, dari aspek waktu menjadi soal karena sudah makin singkat. Tetapi, pasti nanti ada mekanisme lain ketika ada soal pada akhir tahun nanti.
Tentang besarnya anggaran proyek itu, sebelumnya, seorang warga Iteng di Ruteng, Hiro Eman mengatakan, ini sangat luar biasa untuk masyarakat di wilayah selatan Manggarai. Infrastruktur jalan memang perlu bagus mengingat kawasan itu gudang berasnya Manggarai.
“Itu juga jalur selatan Manggarai raya dengan sejumlah destinasi wisata dunia. Apresiasi atas semua itu,” katanya.
Dana Inpres infrastruktur tahun 2023 ini seperti diberitakan media ini, beberapa waktu lalu, menyebar pada sejumlah kabupaten di NTT. Untuk Manggarai anggarannya mencapai Rp 47,8 miliar lebih.
Anggaran sebesar itu di Manggarai hanya dikucurkan untuk penanganan jalan raya di Iteng dan sekitarnya di Kecamatan Satar Mese. Anggaran miliaran itu dipecah dalam dua paket proyek. *
Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando










