Populasi Ternak Anjing dan Realisasi Vaksin di Ende Tidak Sebanding, Ini Kendalanya - FloresPos Net

Populasi Ternak Anjing dan Realisasi Vaksin di Ende Tidak Sebanding, Ini Kendalanya

- Jurnalis

Senin, 26 Juni 2023 - 15:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Populasi ternak salah satu Hewan Penular Rabies (HPR) yaitu ternak anjing di Kabupaten Ende, Provinsi NTT sangat tinggi.

Dinas Pertanian Ende melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan mengestimaisikan populasi ternak anjing di Ende mencapai 62.861.

Ironisnya dari jumlah tersebut baru 308 ekor yang sudah divaksin oleh petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian Ende di tahun 2023.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Ende, drh. Said Karim Djohar kepada Florespos.net, Senin (26/6/2023) mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan vaksin darurat.

Dikatakannya vaksin darurat itu dilakukan oleh petugas di Desa Kebirangga Tengah Kecamatan Maukaro dan Desa Nuaja di Kecamatan Ende karena ada kasus.

“Kemarin kita suntik vaksin ke ternak anjing ke di dua desa itu setelah ada kasus. Sebanyak 308 ekor anjing sudah divaksin,” kata drh. Said.

Baca Juga :  Ipi Seka Dipercayakan Menjadi GM Kopdit Sangosay Bajawa 

Ia mengatakan jumlah ternak anjing yang divaksin sangat kecil karena stok vaksin terbatas. Pada tahun ini Ende hanya mendapatkan 1.500 dosis dari pemerintah provinsi itu pun akan dikirim pada Agustus 2023. Jumlah ini hanya diberikan pada 1.500 ekor anjing.

“Kendalanya itu pada stok vaksin dan untuk Ende sangat terbatas maka capaian vaksin masih sangat rendah,” kata drh. Said

Saat munculnya kasus rabies di Ende sejak bulan lalu, Dinas Pertanian melakukan  pemeriksaan terhadap 13 spesimen kepala anjing. Dari hasil pemeriksaan cepat ada sepuluh spesimen hasilnya positif.

Dari 13 spesimen tersebut Dinas Pertanian Ende mengirim enam spesimen untuk diperiksa di Bali. Hasil pemeriksaan lima dinyatakan positif dan satu negatif.

Baca Juga :  Warga Desa Wolokota Ende Swadaya Perbaiki Jalan Setelah Dibuka Pemerintah Melalui Program TMMD

“Spesimen itu diantar oleh warga ke Dinas Pertanian setelah ada kasus gigitan,”kata drh. Said.

Spesimen kepala anjing itu diantar oleh warga dari Wolojita, Nggela, Tomberabu 1, Djegarangga, Mautapaga, Wologai Tengah dan Nanganesa.

Diberitakan sebelumnya, Rabies Center, Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur terus melayani dan memberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR) kepada warga yang digigit Hewan Penular Rabies (HPR).

Sejak Januari- Mei 2023, Rabies Center Ende sudah mencatat sebanyak 479 warga yang digigit HPR.

Data ini diketahui dari warga atau korban yang datang ke Rabies Center untuk disuntik Vaksin Anti Rabies dan Serum Anti Rabies.*

Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru