ENDE, FLORESPOS.net-Kasus ternak babi mati karena diserang virus African Swine Fever (ASF) sempat meresahkan peternakan babi di Flores khususnya di Kabupaten Ende, NTT, pada awal tahun 2023 lalu.
Tercatat di Ende pada Januari 2023 lalu sebanyak 46 ekor babi yang mati karena terserang virus ASF. Ternak babi yang mati karena terserang virus ASF adalah babi bantuan dari Kementrian Pertanian yang disalurkan kepada dua kelompok penerima di Ende.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Ende, drh. Said Karim Djohar kepada Florespos.net, di ruang kerjanya, Senin (26/6/2023) siang mengatakan kasus ASF di Ende sudah menurun.
Kasus tersebut terdeteksi di Ende pada Januari 2023 lalu. Setelah itu tidak ada kasus yang terjadi di Kabupaten Ende, Provinsi NTT.
“Belum ada laporan kasus terakhir di Ende lima bulan terakhir,” katanya.
Ia juga mengatakan meskipun tidak ada kasus, Pemkab Ende masih membatasi ternak babi dari luar yang masuk ke Ende dan sebaliknya.
Dinas Pertanian Ende melalui penyuluh lapanganย terus memberikan sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat agar tetap menerapkan biosecurity di sekitar kandang.
“Kebersihan di sekitar kandang itu hal yang paling penting karena kita belum tahuย virus sudah hilang atau tidak,” katanya.*
Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus










