KPAD Manggarai Akan Libatkan Transpuan Dalam Kegiatan Kemasyarakatan - FloresPos Net

KPAD Manggarai Akan Libatkan Transpuan Dalam Kegiatan Kemasyarakatan

- Jurnalis

Kamis, 1 Juni 2023 - 20:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Komitmen baru dalam kesetaraan gender diperlihatkan KPAD Manggarai, NTT. Komitmen itu berupa ikut dilibatkan kaum transpuan alias transgender dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

“Kita akan lakukan itu sebagai bagian dari upaya membangun kesetaraan gender. Kita akan libatkan mereka (transpuan),” kata Sekretaris Pengelola KPAD Manggarai, Kosmas Takung kepada Florespos.net, Rabu (31/5/2023).

Kosmas mengatakan, pihaknya sudah berkomitmen untuk menyertakan kaum transpuan dalam kegiatan kemasyarakatan dan publik lainnya.

Menurut dia, kesadaran ini muncul akibat banyak suara-suara dan aspirasi masuk dari kaum transpuan ke KPAD. Aspirasi banyak masuk karena kaum transpuan kurang dan bahkan tidak mendapat perhatian sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Belum Terkoneksi Listrik, Warga Rabo-Reok Manggarai Masih Memakai Lampu Pelita

Konkretnya, kaum transpuan merasa didiskriminasi dalam kegiatan publik atau dalam mendapatkan program pemerintah.

Kaum transpuan merasa disingkirkan tidak saja di area publik, juga dari keluarga dan tetangga. Dalam situasi itu, mereka sering menjadi korban olokan dan pelecehan.

Kosmas mengatakan, apa yang akan dilakukan KPAD Manggarai itu telah terlebih dahulu dilaporkan ke Bupati Manggarai. Responnya positif.

Sesuai tupoksi, demikian Kosmas, tentu kegiatannya tidak lari jauh dengan sosialisasi, penyuluhan, dan pencerahan tentang bagaimana mencegah HIV/AIDS. Para transpuan direncanakan agar ikut berpartisipasi di dalamnya.

Baca Juga :  Taspen Group Laksanakan Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

“Kita akan segera mulai lakukan itu. Ini juga penting agar publik tidak cenderung memandang rendah atau menyepelekan dalam kehidupan sosial,” katanya.

Sedangkan aktivis Ratna Sueng mengatakan, kaum transpuan dan transmen memang sejak dahulu kurang mendapat perhatian dari publik. Akibatnya mereka seperti menjadi kelompok eksklusif yang cenderung tertutup.

“Patut diapresiasi dan didukung jika KPAD memulai itu. Harapannya agar lembaga atau komunitas lain bisa mengikuti agar kaum transpuan dan transman mendapat perlakuan yang sama dengan yang lainnya,” katanya.*

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:47 WITA

Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen

Berita Terbaru