MBAY, FLORESPOS.net-Infrastruktur jalan menjadi salah satu fasilitas yang sangat penting untuk dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.
Tentu hal ini tidak terkecuali bagi masyarakat yang mendiami wilayah Desa Ladolima Utara hingga Mundemi, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT.
Namun kondisi di ruas jalan kabupaten tersebut saat ini rusak parah. Dan sudah selayaknya diperbaiki.
Warga Kampung Bajo, Frans dan Afred mengatakan, jalan yang sering dilalui masyarakat khususnya Desa Bajo dan sekitarnya kini rusak parah.
Ruas jalan itu merupakan akses utama warga Mundemi Raya menuju ibu kota kecamatan dan Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo untuk membawa hasil bumi, seperti cengkih, kelapa, pala, coklat, vanili dan lain-lain.
Menurut mereka, banyak yang mengeluh dengan kondisi jalan seperti ini, bahkan kalau di musim hujan jalan ini sangat becek. Tidak sedikit pengendara roda 2 tergelincir sampai jatuh dan roda 4 pun sering selip dan ambles.
“Mewakili warga masyarakat Mundemi Raya, kami sampaikan bahwa warga sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah atau dinas terkait, agar segera memperbaiki ruas jalan yang rusak ini,” kata mereka.
“Kami memohon kepada pemerintah pusat, provinsi ataupun pemerintah daerah dan dinas terkait membangun jalan ini. Jalan yang baik dapat membantu dan menunjang kegiatan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Frans dan Afred kepada Florespos.net, Selasa (16/5/2023), di Kampung Bajo-Mundemi, Kecamatan Keo Tengah.
Disaksikan Florespos.net Selasa (16/5/2023), kondisi jalan yang rusak parah dari Degho Wolowea, Desa Ladolima Utara menuju Bajo hinggga Mundemi Kecamatan Keotengah.
Padahal, sepanjang ruas jalan ini menjadi ikon pariwisata. Di sana, ada Kampung Adat Bhela, Patung Pater Zakarias Se dan masih banyak tempat pariwisata yang unik dan menarik lainnya.*
Penulis: Arkadius Togo / Editor: Anton Harus










