Pasar Desa Organik Bowali Diresmikan - FloresPos Net

Pasar Desa Organik Bowali Diresmikan

- Jurnalis

Selasa, 16 Mei 2023 - 10:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Bupati Ngada Andreas Paru, Senin (15/5/2023) meresmikan Pasar Desa Organik Bowali, Kecamatan Bajawa. Peresmian dipadukan dengan kegiatan Festival Budaya Desa Bowali.

Hadir pula Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto, S.I.K,Dandim 1625/Ngada Letkol Czi Deni Wahyu Setiyawan, segenap Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Bajawa Yani Djawa, Kepala Desa Boawali Frans Ana Meo juga masyarakat Desa Bowali, Direktur PDAM Ngada, dan undangan lainnya.

Pasar Organik berlokasi di Radha, ruas jalan Bajawa-Soa tersebut dibangun dari Dana Desa.

Kepala Desa Bowali, Frans Ana Meo dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Pasar Desa Organik di Desa yang dipimpinnya dibangun oleh kesadaran masyarakat dan bukan faktor ekonomi semata.

Kehadiran Pasar Desa Organik ini menurutnya dilakukan karena masyarakat sadar bahwa saat ini bahan makanan yang ditanam dengan banyak menggunakan pupuk non organik dan  tentunya berpengaruh terhadap kesehatan.

Dikatakannya, pengembangan tanaman organik di desanya dimulai sejak mantan Bupati Ngada Paulus Soliwoa. Saat memimpin Kabupaten Ngada, Paulus Soliwoa melaunching pengembangan tanaman organik di desanya.

Hal ini mendorongnya untuk membangun pasar organik dengan dukungan masyarakat dan bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER-FB) serta Biara OCD Bogenga.

Baca Juga :  Pengusaha Pariwisata Hadirkan Sumor Bor untuk Warga Kampung Boloji Ngada

Kehadiran pasar ini sejalan dengan Visi dan  Misi Pemerintah Kabupaten Ngada yakni Tante Nela Paris.

“Pembukaan Pasar organik ini menjadi awal bagi Pertumbuhan ekonomi di Desa Bowali,” ungkapnya.

Pembangunan Pasar Desa Organik Bowali untuk los pasar sebesar Rp118.955.560, Pembangunan Warung dan Tempat Pangkas Rambut Rp35.680, pembangunan rabat pelataran, plat duiker 3 unit, tempat parkir.

Selain itu, keramik meja jual, alat pangkas rambut, Rp40.473.570 semuanya bersumber dari Dana Desa Tahun 2022, pembangunan lopo Rp24.041.500 yang bersumber dari PADes sehingga total keseluruhan Rp219.150.630 yang terdiri dari Dana Desa Rp195.109.130 dan PADes Rp24.041.500.

Bupati Ngada Andreas Paru mengatakan, pemerintah dan masyarakat Bowali patut diberikan apresiasi karena telah melakukan sebuah terobosan yang luar biasa.

Menghadirkan pasar organik desa dengan menggunakan dana desa juga merupakan implementasi dengan apa yang dilakukan di Desa Bowali melaksanakan kegiatan pertanian organik sungguh diberikan apresiasi yang tinggi.

Baca Juga :  Julie Sutrisno Laiskodat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Warupele II

Semua tokoh, termasuk BPD, Pemerintah Desa yang merencanakan kegiatan ini dengan memanfaatkan dana desa dan pendapatan asli desa hendaknya juga menjadi contoh untuk dilakukan di desa-desa lain di kabupaten yang ada.

Dengan jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Ngada sebanyak 226 desa dan Kelurahan cukup 100 bisa melakukan terobosan seperti ini maka sungguh membantu meningkatkan perekonomian masyarakat desa itu.

Pendapatan asli Desa Bowali yang bisa tembus sampai dengan Rp100 juta tentunya juga sebuah perjuangan lewat langkah-langkah strategis di tingkat desa.

Pemerintah dan masyarakat desa Bowali telah melakukan langkah-langkah konkret lewat inovasi di desa dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa.

Bupati Andreas juga meminta masyarakat memanfaatkan keberadaan pasar organik Desa Bowali karena apa yang telah dilakukan Desa Bowali secara nyata memberikan hal-hal konkret kepada petani juga masyarakat.

Dengan menyediakan bahan-bahan organik hasil petanian tentunya juga merupakan implementasi dari Program Tante Nela Paris untuk Tuka, Tuku dan Teka (Perut, Tabungan dan Menjual). *

Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Berita Terbaru