Mbak Rara, Si Pawang Hujan Ikut KTT ASEAN Labuan Bajo? - FloresPos Net

Mbak Rara, Si Pawang Hujan Ikut KTT ASEAN Labuan Bajo?

- Jurnalis

Selasa, 9 Mei 2023 - 21:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net -Mbak Rara terkenal sebagai pawang hujan. Namanya begitu meroket saat penyelenggaraan Motto GP di sirkuit internasional Mandalika Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Maret 2022.

Pada pelaksanaan KTT ASEAN ke 42 Tahun 2023, Mbak Rara pun tiba-tiba muncul di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perempuan bernama lengkap Rara Istiani Wulandari tersebut datang dengan pesawat terbang dan mendarat di Bandara Komodo Labuan Bajo, Selasa (9/5/2023).

Saat itu ia datang bertepatan dengan pembukaan KTT ASEAN/ASEAN Summit. KTT ASEAN ke 42 Tahun 2023 digelar di Labuan Bajo, ibu kota Mabar selama tiga hari, 9-11 Mei.

Baca Juga :  Hidup Bersama Komodo, Warga Rinca Diujung Tanduk

Maksud kedatangan Mbak Rara di Labuan Bajo pun belum tahu. Apakah “menghadiri” KTT ASEAN atau hanya sekedar melancong, masih tanda tanya, belum tahu.

Namun kabarnya, Mbak Rara sempat “komat kamit” di area Waterfront City Labuan Bajo hari itu, Selasa (9/5).

Dan kabarnya, seketika itu juga cuaca setempat Labuan Bajo adem, mendung. Padahal paginya sempat hujan, seperti di wilayah Wae Sambi Labuan Bajo dan sekitar.

Tadi pagi sempat hujan. Tapi siang sampai sore ini hanya mendung saja, ujar Lion kepada media ini di Labuan Bajo, Selasa (9/5) jelang malam.

Lanjut Lion, mungkin ini karena kedatangan Mbak Rara tadi di Labuan Bajo. Mungkin dia juga “ikut” KTT. Barangkali “peserta” ASEAN Summit juga. Soalnya dia  terkenal sebagai pawang hujan, komentarnya.

Baca Juga :  Rusak Parah Jalan Golo Welu-Coal Manggarai Barat

Teus, warga Kecamatan Boleng Mabar, secara terpisah di Labuan Bajo, mengatakan dirinya kaget saat tiba di Labuan Bajo, Selasa (9/5) sore itu, karena di kota itu kering.

“Ko di Labuan Bajo sini kering. Kita di sana hujan lebat sampai Kaper. Mungkin itu makanya tadi Mbak Rara datang di Labuan Bajo. Dia kan dukun (pawang) hujan yang terkenal,” komentar Teus.

Padahal di Kecamatan Boleng, kata Terus, hujan lebat sepanjang hari itu. Bahkan hujan lebat dia alami hingga Kaper, zona timur Labuan Bajo, tutupnya.*

Penulis: Andre Durung/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kumpulkan 200 Guru Hononer, Melchias Marcus Mekeng Komit Perjuangkan Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru
Pemangku Adat Kecewa Terkait Pola Pikir Pejabat Partai dan Pemberian Gelar Raja untuk Jokowi
Kader Kesehatan Puskesmas Riaraja Jadi ‘Jembatan Emas’ Temukan Kasus Suspek TBC Secara Dini
PAN Ende Gelar Rakerda dan Lantik Pengurus DPC, AYO: Ini Rumah Besar untuk Semua
Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026: Hadirkan Harmoni Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan
Setelah Soekarno Cup, PBVSI Ende Gelar Turnamen Voli Antar Pelajar Sedaratan Flores-Lembata
Sukses Gelar Soekarno Cup 1, Yosef Badeoda: Ini Akan Jadi Ajang Rutin dari PDI Perjuangan
Dorong Swasembada Pangan, Pemda Nagekeo Monitoring Cetak Lahan Desa Langedhawe
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:50 WITA

Kumpulkan 200 Guru Hononer, Melchias Marcus Mekeng Komit Perjuangkan Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:36 WITA

Pemangku Adat Kecewa Terkait Pola Pikir Pejabat Partai dan Pemberian Gelar Raja untuk Jokowi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:26 WITA

Kader Kesehatan Puskesmas Riaraja Jadi ‘Jembatan Emas’ Temukan Kasus Suspek TBC Secara Dini

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:17 WITA

PAN Ende Gelar Rakerda dan Lantik Pengurus DPC, AYO: Ini Rumah Besar untuk Semua

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:15 WITA

Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026: Hadirkan Harmoni Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terbaru