40 Lebih Buruh Migran Asal Mabar Tanpa Prosedural - FloresPos Net

40 Lebih Buruh Migran Asal Mabar Tanpa Prosedural

- Jurnalis

Selasa, 9 Mei 2023 - 10:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Lebih dari 40 orang buruh migran asal Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di luar negeri adalah non prosedural.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar mengetahui hal dimaksud setelah melakukan pendataan ke desa-desa di seluruh Mabar belakangan ini.

Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan UMKM (Nakertrans-UMKM) Mabar, Theresia P. Asmon mengatakan itu pada kegiatan Migrant CARE Jakarta di Labuan Bajo-Mabar baru-baru ini.

Kegiatan tersebut merupakan side event KTT ASEAN/SEAN Summit ke 42 Tahun 2023, berlangsung di Labuan Bajo ibu kota Mabar 9-11 Mei.

Baca Juga :  Bupati dan DPRD Mabar Setujui Nama Jalan Suster Virgula

Kadis yang disapa Nei itu mengungkapkan, buruh migran yang terdata di BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) hanya yang Legal.

Di BP2MI Pusat Jakarta terdata pekerja migran dari Mabar 135 orang, yang tercatat di Bp2MI NTT hanya 2 orang. Berarti sisanya berangkat dari luar wilayah NTT/berangkat dari provinsi lain di Indonesia. Yang ilegal tak terdata, kata Kadis Nei.

Masih Kadis Nei, hasil pendataan pihaknya di desa-desa di Mabar belakangan, ada 40-an warga Mabar saat ini bekerja di luar negeri dan non prosedural, dan belum semua desa di Mabar melaporkan hal ini.

Baca Juga :  Dorong Investor Investasi di Sektor Primer Manggarai Barat

Tahun lalu, lanjut Kadis Nei, satu orang tenaga migran berasal dari Mabar berhasil dipulangkan ke daerah asalnya di Welak Mabar oleh Pemkab Mabar melalu Dinas Nakertrans-UMKM. Pihak dinas  melakukan itu ketika mendapat laporan keluarga migran tersebut dari Welak, bahwa buruh migran bersangkutan disiksa dan dtipu perekrut.

Ditambahkan, sejauh ini Dinas Nakertrans-UMKM Mabar berkoordinasi ke BP2MI Pusat, bahwa 2 orang tenaga migran asal Mabar meninggal dunia, tutup Kadis Nei. *

Penulis: Andre Durung/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki
Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia
Wabup Manggarai Timur Buka Kegiatan Telaah Sejawat
Memprihatinkan, Kondisi Dua Gedung Pemerintah di Labuan Bajo, Nurdin: Tata Ulang Ruko Pemda
Alfian, Sarjana INF yang Memilih Tanah, Ketua DPRD NTT: Jangan Gengsi Bertani
DPRD NTT Setujui, Jembatan Pomakeke Nagekeo Akan Dibangun dengan Dana Rp9 Miliar Lebih
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:25 WITA

Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:21 WITA

Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:53 WITA

Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:46 WITA

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:10 WITA

Wabup Manggarai Timur Buka Kegiatan Telaah Sejawat

Berita Terbaru