Kosmetik dan Obat Tradisional Ilegal Diduga Beredar Bebas di Manggarai Raya - FloresPos Net

Kosmetik dan Obat Tradisional Ilegal Diduga Beredar Bebas di Manggarai Raya

- Jurnalis

Kamis, 4 Mei 2023 - 20:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Banyak kosmetik dan obat tradisional ilegal sejauh ini diduga beredar bebas di 3 kabupaten di Manggarai Raya (Maya), Nusa Tenggara Timur (NTT), lebih-lebih di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

“Kosmetik-kosmetik dan obat- obat tradional itu dari luar Mabar, dari luar NTT. Banyak juga,” kata Kepala Loka POM (Pengawas Obat dan Makanan) Mabar, Nuryadin, kepada Florespos.net, di Labuan Bajo, Rabu (3/5/2023).

Loka POM Manggarai Barat membawahi 3 kabupaten di Manggarai Raya, yaitu Manggarai Timur (Matim), Manggarai, dan Mabar, ungkap Nuryadin.

Kata dia, kosmetik-kosmetik dan obat-obat tradisional itu ilegal karena tidak memilik ijin edar dari pemerintah.

Sejauh ini prodak-prodak tersebut, demikian Nuryadin, jual di pasar- pasar di Mabar, termasuk pasar- pasar di Labuan Bajo, ibu kota Mabar.

Pihak Loka POM Mabar selama ini terus lakukan penertiban. Sejalan dengan itu juga terus melakukan sosialisasi, edukasi, menyadarkan masyarakat tentang efek samping mengkonsumsi produk yang tidak memiliki ijin edar dari pemerintah.

Baca Juga :  Jelang Masa Tenang Pemilu Serentak, Bawaslu Flores Timur Imbau Parpol secara Mandiri Bersihkan APK

Sebab kehadiran pemerintah, dalam halam hal ini Loka POM Mabar, yakni untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi warganya terkait prodak makanan dan obat, termasuk obat tradisional, ujar Nuryadin.

Beberapa tahun lalu ada sejumlah pusat UMKM di Mabar sempat terpapar prodak-prodak tidak punya ijin edar tersebut, tapi sekarang sudah aman setelah Loka POM Mabar melakukan pengamanan, penertiban, bahkan disita.

Nuryadin meminta masyarakat Mabar supaya memperhatikan masa berlaku/expayer prodak, termasuk kosmetik dan obat tradisional.

Bukan cuma, juga memperhatikan kedaluwarsaan prodak. Yang belum daluwarsa juga harus diperhatikan secara saksama kemasannya. Kalau sudah rusak/penyenyot jangan beli.

Baca Juga :  Inpres Air Bersih untuk 800 KK di Manggarai Barat

“Karena diduga disitu ada ruang masuk bakteri ke dalam prodak, seperti pada kemasan/bungkus/kaleng makanan, minuman, obat-obatan dan lain- lain,” komentar Nuryadin.

Menyinggung prodak makanan/minuman, obat-obatan tradisional yang dihasilkan oleh pengusaha di Manggarai Raya, Nuryadin menyatakan salut, karena mereka sangat patuh terhadap aturan. Mereka semua punya ijin edar dari pemerintah, berarti resmi, legal.

“Kalau kita di Manggarai Raya ini aman. Kita sering turun lapangan, tahu itu. Baik usaha air minum, kopi, obat tradisional dan lain-lain. Ada kekurangan sedikit tinggal diperbaiki/penyempurnaan. Dan itu sebelum edar ke pasaran. Tak ada masalah,” ujar Nuryadin.

Diberitakan media ini sebelumnya, Loka POM Manggarai Barat belum punya Kantor dan Laboratorium.*

Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:21 WITA

Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:08 WITA

Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA