BORONG, FLORESPOS.net – Bank NTT siap memberikan layanan kredit dean menyiapkan skim kredit mikro merdeka dengan bunga nol persen, tanpa agunan, agar petani bebas dari rentenir atau praktik ijon.
Demikian Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Steven Mesakh saat berbincang bincang dengan Florespos.net di Desa Ulu Wae, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kamis (15/6/2023).
Kredit merdeka bisa memajukan ekonomi petani, memberikan ruang kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khusus para petani di Lembah Colol.
Bank NTT siap menyalurkan kredit kepada petani di Lembah Colol, dengan syarat fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan surat keterangan usaha bagi UMKM. Besar plafon kredit merdeka minimal Rp 5 juta, dan maksimal Rp 10 juta.
“Kepada petani bisa menghubungi Bank NTT Cabang Borong untuk proses dan pengisian data,” kata Steven.
Dengan memberikan kredit kepada pelaku UMKM, Bank NTT berharap usahanya bisa tumbuh, berkembang, dan bisa menjadi pelaku UMKM yang mandiri.
Mungkin selama ini selalu mengeluh tentang praktik ijon dengan harapan bisa memanfaatkan momen ini.
Sementara itu Kepala Bank NTT Cabang Borong, Nurchalis Tahir, mengungkapkan pada tahun 2023 total dana kredit mikro merdeka yang sudah dikucurkan Bank NTT Cabang Borong mencapai Rp1.746.000.000 untuk 240 pelaku UMKM yang tersebar hampir di semua kecamatan.
Kredit Merdeka kata Nurchalis dengan bunga nol persen, tanpa agunan, sehingga sangat membantu masyarakat, terutama pelaku UMKM.
Bank NTT sangat mendukung para pelaku usaha apalagi agar cepat berkembang menjadi mandiri dalam ekonomi.
Ferdinandus Gusti Bagung, Kades Rende Nao yang ditemui di kediamannya, Rabu (21/6/2023) mengatakan, selama ini belum ada lembaga perbankan yang berusaha membantu petani di desa Rende Nao, selain ijon yang dilakukan petani untuk mengatasi musim paceklik juga melakukan pengambilan uang lewat koperasi mingguan.
Kades Ferdinandus mengatakan, pihaknya sangat siap menerima program bank NTT yang mau membantu petani kopi.
Program kredit merdeka, atau bantuan yang bersifat memudahkan petani dalam hal keuangan pasti didukung, Pemdes siap menjadi garda terdepan untuk menyampaikan kepada petani.
Dia juga berharap bantuan dari pemerintah bersama bank NTT untuk segera melakukan program Sertifikat atau prona tanah milik warga.Selama ini salah satu syarat mengajukan kredit dibank adalah adanya sertifikat tanah.
Senada juga disampaikan kepala desa Ngkiong Dora Frans Findoro. Desanya menjadi desa Binaan Bank NTT.
Besar harapannya, Bank NTT untuk bisa memberi pelayanan keuangan di desa Ngkiong Dora. *
Penulis: Albert Harianto / Editor: Anton Harus










