Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan - FloresPos Net

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Kades Bobawa dengan Nomor urut 1, Bertolomeus Age, Nomor urut 2, Petrus Riwu, bersama Penjabat Kepala Desa Bobawa, Ibu Anselina Dhei dan Panitia Pilkades Kecamatan Golewa Selatan, Fransiskus X.Jawa. 

Calon Kades Bobawa dengan Nomor urut 1, Bertolomeus Age, Nomor urut 2, Petrus Riwu, bersama Penjabat Kepala Desa Bobawa, Ibu Anselina Dhei dan Panitia Pilkades Kecamatan Golewa Selatan, Fransiskus X.Jawa. 

BAJAWA, FLORESPOS.net-Kabupaten Ngada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berproses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 202 di sejumlah wilayah kecamatan. Salah satunya 9 Desa di Kecamatan Golewa Selatan.

“Kecamatan Golewa Selatan termasuk melaksanakan Pilkades tahun 2026. Ada 9 desa,” kata Panitia Pilkades Kecamatan Golewa Selatan, Fransiskus Xaverius Djawa kepada Florespos.net, Minggu (20/9/2026).

Dia menyebutkan 9 desa di Kecamatan Golewa Selatan yang melaksanakan Pilkades, yakni Bobawa, Were III, Were V, Were VI, Kezewea, Kezewea Satu, Sadha Satu, Wogowela dan Sadha Satu.

Dia menjelaskan, saat ini pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Golewa Selatan sudah memasuk tahap pencalonan. Dan 7 Desa di antaranya berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten dan Dinas PMDP3A Ngada.

Tujuh desa tersebut, yakni Bobawa, Were III, Were V, Were VI, Kezewea, Kezewea Satu dan Sadha Satu. Sedangkan 2 desa, Wogowela dan Sadha Satu masuk dalam masa perpanjangan 12 hari pertama untuk memasukan berkas dari para Calon Kades, karena pada proses awal hanya 1 calon Kades yang memasukan berkas.

Baca Juga :  Aksi Begal di Nagekeo, Dua Perempuan Jadi Korban, Polisi Selidiki

“7 Desa sudah memiliki Calon Kades dimana ada yang 4 orang dan juga 2 orang Calon dan sudah ditetapkan pada tanggal 15 September 2026 serta juga sudah pengundian nomor urut pada 17 September 2026,” kata Fransiskus.

Fransiskus menambahkan, 7 desa tersebut sudah siap untuk melaksanakan proses pada tahap berikutnya yaitu Kampanye. Sedangkan 2 desa yang belum namun ikut proses sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Berdasarkan info yang kami terima, 2 desa ini sudah ada calon yang memasukan berkas persyaratan adminitrasi,” ungkapnya.

Adapun nama-nama  Calon Kepala Desa dari ke 7 Desa tersebut yakni Desa Kezewea, Mashur Saudin Jani, Syamsudin Pua Liwa, Amir Syarifudin dan Fransiskus Xaverius Radho.

Baca Juga :  PDIP Ngada Gelar Musancab

Untuk Desa Were VI, Hermanus Deru dan Hendrikus Nuwa. Desa Bobawa, Petrus Riwu dan Bertolomeus Age. Desa Kezewea Satu, Tomas Geli dan Dominikus Kesu.

Desa Were III, Viktorianus Nggae, Albertus Tuu, Rofinus Kako dan Laurensius Loke. Desa Sadha Satu, Antonius Dua dan Emanuel Dopo.

Desa Were V, Marselinus Lusi dan Clemens Meze. “Masing- masing calon dari 7 Desa ini, sudah ada nomor urut masing-masing,” kata Fransiskus.

“Harapan kami dari Panitia Pilkades Kecamatan Golewa Selatan, agar Panitia Desa melaksanakan fungsi dan tugas dengan baik sesuai SOP dan regulasi yang ada, jangan membuat kebijakan di luar dari SOP dan regulasi,” tegasnya.

Untuk diketahui, Pilkades Serentak tingkat Kabupaten Ngada terjadi pada 12 November 2026. Kali ini terdapat 98 Desa yang melaksanakan Pilkades. *

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare
Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 18:38 WITA

Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WITA

Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores

Berita Terbaru