ENDE, FLORESPOS.net-Semangat menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Ende diwarnai dengan unjuk bakat gemilang para pelajar dalam ajang seni.
Pemerintah dan panitia penyelenggara memberikan ruang bagi generasi muda untuk menampilkan potensi di bidang tarik suara melalui Lomba Pop Singer tingkat pelajar SMA – SMAK yang digelar di Aula SMAK Syuradikara Ende.
Lomba Pop Singer antar pelajar SMA- SMAK tersebut diselenggarakan dalam nuansa pekan ekspresi menyambut Hardiknas.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Martini De Porres Rega, yang akrab disapa Luna Rega. Siswi kelas X SMAK Frateran Ndao Ende ini berhasil meraih juara pertama kategori putri tingkat SMA-SMAK.
Bagi Luna, prestasi ini bukan yang pertama. Remaja kelahiran 3 November 2009 itu telah menorehkan berbagai prestasi sejak bangku sekolah dasar, termasuk menjadi juara dalam ajang serupa saat masih duduk di SMP pada 2022.
Pengalaman tampil di berbagai acara membuatnya terbiasa berada di atas panggung. Namun, ia mengakui bahwa kompetisi memiliki tantangan tersendiri.
“Saya biasa nyanyi tapi beda saat ikut lomba. Tampil saat lomba kita dinilai dari semua aspek maka harus siapkan diri dengan baik,” kata Luna kepada Florespos.net, Rabu (29/4/2026) sore di rumahnya usai pengumuman juara.
Dalam lomba tersebut, peserta membawakan lagu wajib dan lagu pilihan. Luna menyanyikan lagu wajib “Lewo Ro Piring Sina” serta lagu pilihan “Sang Dewi” yang dipopulerkan oleh Lyodra, idolanya.
Ia tampil maksimal dan berhasil memukau dewan juri. Meski demikian, Luna menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan akhir.
“Saya bangga karena bisa juara lagi tapi ini bukan akhir. Bagi saya prestasi ini adalah motivasi dan tantangan selanjutnya ke kompetisi yang lebih bergengsi,” kata Luna.
Dukungan Orangtua, Guru dan Pelatih Vokal
Luna mengakui, bakat yang ia miliki dan prestasi yang ia capai di dunia tarik suara sejak kecil berkat dukungan dari orangtua, guru dan para seniornya ia anggap sebagai pelatih.
Menurut Luna, kedua orangtuanya, bapak Yohanes Don Bosco Rega dan mama Yustina Mbagho sangat berperan mendukung talenta yang ia miliki. Hal itu pun didukung oleh guru di sekolahnya dan pelatih vokal yang terus membimbing dan memberikan masukan.
“Orangtua, guru di sekolah dan Kaka Celly Pula sangat berperan mendukung saya. Terima kasih karena sudah mendukung saya selama ini. Saya juga berterimakasih kepada kaka Rikin Raja and crew yang selalu membantu saya pada sisi penampilan”.
Mimpi ke Indonesia Idol
Berbagai prestasi yang diraihnya sejak Sekolah Dasar hingga saat ini tidak membuat Luna cepat puas. Ia justru semakin termotivasi untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Salah satu mimpinya adalah mengikuti ajang pencarian bakat nasional, Indonesia Idol.
“Saya punya mimpi ke Indonesia Idol meski jalannya agak jauh. Tapi bagi saya ini adalah ajang pencarian bakat yang memiliki gengsi tersendiri dan membawa seseorang pada puncak kompetisi di tanah air,” ujarnya.
Kami Dukung Jalan yang Luna Pilih
Ayah Luna, Yohanes Don Bosco Rega, mengaku bangga atas pencapaian putrinya. Ia menegaskan bahwa keluarga akan terus mendukung Luna dalam mengembangkan bakatnya.
Menurutnya, dukungan tidak hanya diberikan saat lomba, tetapi juga dalam menjaga pola makan dan waktu istirahat.
“Kami dukung sejak ia masih kecil. Ketika kami tahu potensinya, kami pun memberikan perhatian khusus. Kami perhatikan hingga pada pola makan dan istirahatnya”.
Sang ayah juga memastikan bahwa keluarga akan mendukung langkah Luna ke depan.
“Tentu kami tetap ikuti jalan yang ia pilih,” tambahnya
Informasi yang diperoleh media ini, para peraih juara di tingkat kabupaten akan dikirim mengikuti lomba atau berkompetisi di tingkat provinsi. *
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










