ENDE, FLORESPOS.net-Di hari pertamanya bertugas di Kabupaten Ende, AKBP Yudhi Franata mengatakan akan mempelajari semua kasus yang masih menunggak kepolisian.
Ia menyampaikan bahwa kasus- kasus yang belum dituntaskan tersebut telah disampaikan oleh Kapolres sebelumnya dan dilaporkan oleh Kasat Reskrim.
“Kita akan pelajari lagi, jika sudah memenuhi dua alat bukti maka akan ditingkatkan,” katanya menjawab wartawan usai acara pelepasan Kapolres lama, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika dan ibu di halaman Mapolres Ende, Kamis (8/1/2026) sore.
Pada kesempatan tersebut wartawan menanyakan komitmennya memimpin Polres Ende dan menangani kasus hukum di daerah ini serta beberapa kasus yang masih menunggak seperti kasus Galian C dan KONI, kasus pembunuhan ODGJ yang melibatkan oknum polisi dan kasus lainnya.
AKBP Yudhi Franata mengatakan terkait dengan penanganan kasus akan dilakukan sesuai dengan hukum, jika ditemukan dua alat bukti akan ditingkatkan ke penyidikan dan dilanjutkan ke P21 kemudian diserahkan ke Kejaksaan Negeri Ende.
“Tadi sudah disampaikan Pak Ngurah Joni Mahardika dan sudah dilaporkan oleh kasat, pada prinsipnya jika sudah ditemukan dua alat bukti maka ditingkatkan ke penyidikan lanjutkan ke P21 dan diserahkan ke jaksa untuk proses hukum selanjutnya. Kita akan pelajari lagi, jika sudah memenuhi dua alat bukti maka akan ditingkatkan,” kata Kapolres.
Diberitakan sebelumnya di media ini,
AKBP Yudhi Franata sudah tiba di Ende pada Kamis (8/1/2026) pagi.
Usai mengikuti rangkaian acara, kepada wartawan AKBP Yudhi Franata mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat di daerah ini membantu dan mendukungnya dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres Ende.
Ia berharap kerja sama dari semua komponen dan seluruh masyarakat Kabupaten Ende membantu menjaga Kamtibmas. Kapolres Ende juga berharap kepada anggotanya agar menjadi polisi yang melayani dan mengayomi masyarakat.
Drinya menyatakan siap menerima kritikan, saran dan masukan untuk membangun Polres Ende juga untuk menjaga keamanan, ketertiban di daerah ini.
AKBP Yudhi mengatakan komitmennya memimpin Polres Ende yaitu berbuat baik untuk diri sendiri, berbuat baik untuk institusi Polri dan berbuat baik untuk NKRI.
Soalnya kesan pertamanya saat tiba di Ende, kata Yudhi, dirinya tidak terlalu terkejut karena kondisi wilayah ini hampir sama dengan tempat tugas sebelumnya.
“Sebelumnya saya berdinas di Polda Kalimantan Utara dan hampir sama seperti Polda NTT. Dari dulu saya berdinas di daerah perbatasan dan perairan. Jadi saat datang di Ende saya tidak terlalu terkejut karena kondisinya hampir sama dengan daerah- daerah sebelumnya,” katanya. *
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










