Delegasi 13 Negara Pasifik Bahas Kerja Sama Budaya di Kupang - FloresPos Net

Delegasi 13 Negara Pasifik Bahas Kerja Sama Budaya di Kupang

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 09:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, FLORESPOS.net-Sebanyak 13 delegasi negara Pasifik berkumpul di Kota Kupang untuk membahas kerja sama kebudayaan, Indonesia- Pacific Cultural Synergy (IPAC) 2025 yang berlangsung 11- 13 November 2025.

Delegasi budaya 13 negara itu antara lain Fiji, Kiribati, Marshall Island, Nauru, Kaledonia Baru, Palau, Papu Nugini, Kepulauan Solomon, Tonga, Tuvalu, Vanuatu,

Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Kebudayaan juga meluncurkan buku “The Listening Friend”, sebuah karya yang merepresentasikan ruang bagi narasi- narasi budaya yang beragam untuk saling bersilangan dan memperkaya identitas bangsa.

Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon mengatakan, Indonesia merupakan bagian integral dari kawasan Pasifik dan dunia Melanesia.

Baca Juga :  Dr. Willy Lanamana Pimpin Universitas Flores, Dilantik Bersama Empat Wakil Rektor

“Indonesia bukan hanya bagian dari Asia, tetapi juga bagian dari Pasifik, terutama provinsi-provinsi di kawasan timur seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Papua,” ungkap Fadli Zon.

Menurutnya, kerja sama budaya dengan negara-negara Pasifik perlu terus diperkuat karena Indonesia memiliki kedekatan sejarah, geografis, dan identitas kultural dengan kawasan tersebut.

“Negara-negara seperti Papua Nugini, Fiji, Solomon Islands, New Caledonia, Tonga, Tuvalu, Vanuatu, hingga Kiribati dan Marshall Islands, adalah saudara-saudara kita di seberang samudra yang sama,” terang Fadli Zon.

Baca Juga :  Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati

Pada kesempatan itu ia memuji kekayaan budaya lokal NTT, terutama Sasando dan wastra NTT yang memiliki lebih dari 800 motif kain tenun dengan penetapan indikasi geografis.

“Kekayaan budaya kita luar biasa, mulai dari tarian, musik, kuliner, hingga wastra. NTT menjadi salah satu tuan rumah yang memperlihatkan wajah Indonesia yang beragam namun tetap satu,” tandas Fadli Zon.

Ia berharap, IPACS 2025 menjadi momentum untuk memperkuat jejaring budaya antara Indonesia dan negara- negara Pasifik, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai jembatan peradaban Asia dan Pasifik.

Penulis : Leo Ritan

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA