SMAN 8 Poco Ranaka Luncurkan Buku Ontologi Puisi dan Majalah Sekolah - FloresPos Net

SMAN 8 Poco Ranaka Luncurkan Buku Ontologi Puisi dan Majalah Sekolah

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala sekolah, guru dan siswa SMAN 8 Perlihatkan buku Ontologi Puisi Edisi ke-2 yang diluncurkan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kampung Maro-Manggarai Timur.

Kepala sekolah, guru dan siswa SMAN 8 Perlihatkan buku Ontologi Puisi Edisi ke-2 yang diluncurkan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kampung Maro-Manggarai Timur.

BORONG, FLORESPOS.net-Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Poco Ranaka benar-benar membuat  gebrakan yang membanggakan di Hari Ulang Tahun Ke-Kemerdekaan RI, 17 Agustus tahun 2025.

Tepat di hari bersejarah dan di tempat bersejarah, SMAN 8 PocoRanaka meluncurkan buku dan majalah buah karya siswa-siswinya.

“Kami meluncurkan buku kedua Ontologi Puisi dengan Judul ‘Kopi dan Hujan’. Buku Ontologi Puisi ini merupakan buah karya para siswa. Buku ini ditulis empat siswa SMAN 8 Poco Ranaka yakni, Maria Flaviona Yoanita, Lusia A. Pratiwi Bakti Kristiani, Kristina Dini Aminarti, dan Dafrosalia Dirtiani,” kata Kepala SMAN 8 Poco Ranakan, Hendrikus Jemi.

Hendrik Jemi mengatakan, buku edisi pertama berjudul  “Aku dan Senja” diluncurkan pada bulan Maret tahun 2025. Buku pertama ditulis oleh tiga orang siswa yakni Lusia A. Pratiwi Bakti Kristiani, Kristina Dini Aminarti, dan Maria Grasia Evoi Lisa.

Majalah Sekolah

Di tengah keprihatinan tentang rendahnya minat generasi muda, SMAN 8 Poco Ranaka justru berhasil membuat gebrakan besar dengan menerbitkann majalah sekolah.

Baca Juga :  Kata Yadin Pua Rake, Gerindra Cup 1 Jadi Pemicu Lahirnya Turnamen Lain

Menurut Hendrik Jemi, majalah sekolah telah diterbitkan sejak tahun 2022 silam. Dan pada apel peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kampung Maro, 17 Agustus lalu, SMAN 8 Poco Ranaka kembali meluncurkan edisi ke-4 majalah  yang dikelola para siswa dan para guru tersebut.

Kata Hendrik Jemi, gegap gempita atau gebyar HUT Ke-80 RI tidak boleh hanya sebatas simbol atau rutinitas tahunan belaka, namun wajib mengambil makna dan hikmah dari tetesan darah perjuangan para pahlawan yang memperjuangkan tegak berdirinya bumi nusantara tercinta.

“SMAN 8 Poco Ranaka mengambil langkah berani menerbitkan buku dan majalah guna menepis isu bahwa anak sekarang memiliki minat baca yang rendah. Inilah adalah salah satu kiat atau perjuangan kami agar para siswa terhindar dari euforia atau pengaruh arus digitalisasi yang salah.”

“Kami berusaha mengajak siswa untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui dunia tulis menulis. Dan hasilnya bisa berjalan hingga saat ini,” kata Kasek Hendrik Jemi.

Baca Juga :  20 Pelaku UMKM di Manggarai Timur Ikuti Pelatihan Mengolah Pangan Lokal

Kepada para siswa, guru, pegawai dan warga masyarakat di kampung Maro, Kasek Hendrik Jemi menekankan beberapa hal penting agar semua yang hadir menjadikan moment HUT Ke-80 RI sebagai ajang refleksi dan evaluasi bersama.

“Apakah kita sudah benar-benar merdeka sesuai visi besar bangsa kita berdaulat, adil, dan makmur. Delapan dasawarsa lamanya bangsa ini menjadi bangsa merdeka, namun kita masih terbelenggu dengan masalah kemiskinan, pengangguran, dan disintegrasi bangsa “

“Karenanya, semua elemen/ lapisan masyarakat harus bahu membahu ‘berjuang’ agar kita keluar dari situasi sulit yang terus menghambat laju bangsa kita ini. Bagi kaum muda/pelajar, siapkan diri dengan matang (belajar giat dan tekun) agar bisa jadi pribadi yang betul-betul siap ketika terjun ke masyarakat.. Bangsa ini membutuhkan kaum muda yang siap pakai dan tidak sibuk dengan menyalahkan keadaan,” katanya.*

Penulis : Anton Harus

Editor : Wento Eliando

Berita Terkait

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA