Aksi Begal di Nagekeo, Dua Perempuan Jadi Korban, Polisi Selidiki - FloresPos Net

Aksi Begal di Nagekeo, Dua Perempuan Jadi Korban, Polisi Selidiki

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 12:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Aksi begal mulai terjadi di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dua perempuan diduga menjadi korban aksi begal tersebut.

Dua perempuan tersebut diduga mengalami aksi begal di wilayah Anakoli, Kecamatan Wolowae, pada Rabu (30/7/2025) malam. Kedua korban berasal dari Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo dan Wolowio, Kabupaten Ngada.

Menurut informasi yang diperoleh, aksi begal tersebut terjadi ketika kedua korban sedang mengendarai motor dari arah wilayah Anakoli menuju Mbay. Tiba-tiba, mereka dihadang pelaku begal yang menggunakan motor vixon merah yang belum diketahui identitasnya.

Kedua korban kemudian jatuh dari motor dan mengalami luka pada kaki dan tangan. Setelah kejadian, kedua korban sempat dirawat di RSUD Aeramo pada Rabu malam. Kondisi korban saat ini dalam perawatan dan sudah kembali ke kediamannya masing-masing.

Baca Juga :  Bupati Nagekeo Hadiri Halal Bihalal PHBI dengan Tema Jalin Silaturahmi untuk Bangkit Bersama

Kapolres Nagekeo melalui Kasat Reskrim Polres Nagekeo Iptu Leo Marpaung mengatakan kasus tersebut tidak ada laporan Polisi.

Pihaknya mengetahui kejadian itu melalui unggahan Herlin Rani di Facebook. “Walaupun tidak ada laporan tugas kita untuk selidiki. Biar ada efek jera bagi pelaku, ” katanya kepada Florespos.net, Kamis (31/7/2026).

Menurut dia, pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku begal dan memecahkan kasus tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan diri, terutama di daerah-daerah yang rawan menjadi sasaran begal.

Baca Juga :  Universitas Flores Akan Laksanakan Pemilihan Rektor Baru, Ini Nama Calon

Kasus begal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Nagekeo, terutama bagi kaum perempuan yang sering menjadi sasaran kejahatan. Masyarakat berharap agar polisi dapat segera menangkap pelaku dan membawa mereka ke pengadilan.

Kata Iptu Leo, pihaknya telah meningkatkan patroli di daerah-daerah rawan begal, termasuk di wilayah Anakoli, Kecamatan Wolowae.

Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pihak kepolisian. Masyarakat Nagekeo juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan keamanan diri, terutama ketika bepergian sendirian atau berada di daerah rawan menjadi sasaran begal.

“Jika ada kejadian mencurigakan, segera hubungi kepolisian atau layanan darurat lainnya,” kata Iptu Leo. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Willy Aran

Berita Terkait

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita
20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni
Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP
Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan
Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP
Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif
Bupati Sikka Ajak PSMTI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua DPD PAN Flores Timur: Muscab Pondasi Penting Melangkah Lebih Maju
Berita ini 466 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WITA

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:35 WITA

20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:54 WITA

Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WITA

Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WITA

Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:20 WITA

Opini

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:05 WITA