RSUD TC Hillers Maumere Siap Benahi Kekurangan untuk Memenuhi Hasil Review - FloresPos Net

RSUD TC Hillers Maumere Siap Benahi Kekurangan untuk Memenuhi Hasil Review

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 19:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) merespons secara cepat Hasil Review Kelas Rumah Sakit oleh Kementerian Kesehatan terhadap RSUD dr. TC Hillers Maumere sebagai rumah sakit tipe C yang tidak sesuai.

Sesuai hasil Review Ketidaksesuaian Kelas Rumah Sakit (RS) tersebut terkait kekurangan jumlah tempat tidur khusus ICU yang secara jumlah masih kurang.

Oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dipersyaratkan 6 persen dari total tempat tidur RS, berarti RSUD dr TC Hillers harus memiliki 11 tempat tidur khusus ICU dari total 177 tempat tidur RS saat ini.

Sedangkan terhadap persyaratan lainnya sudah terpenuhi sesuai hasil kredensial Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada akhir tahun 2024 lalu.

Hal ini akan berpengaruh terhadap klaim pembayaran ke RS oleh BPJS yang akan dikelompokkan seperti RS kelas D. Sehingga bersama PERSI Wilayah NTT dan Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota dengan segera melakukan konsolidasi dan pembenahan terhadap kriteria yang menjadi catatan penilaian Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan tersebut.

Gerak cepat ini ditunjukkan oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dan Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi yang langsung memimpin rapat koordinasi bersama manajemen RSUD dr. TC Hillers Maumere dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka pada Selasa (8/7/2025).

Baca Juga :  DPRD Titipkan Berbagai Persoalan untuk Diselesaikan Bupati dan Wakil Bupati Sikka

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sikka, Very Awales, dalam keterangan pers kepada media, Rabu, 9 Juli 2025.

“Kami perlu meluruskan bahwa ketidak sesuaian kelas rumah sakit bukan karena buruknya mutu layanan, namun lebih disebabkan oleh karena kekurangan tempat tidur pasien ICU yang menjadi salah satu indikator proses review oleh Kementerian Kesehatan tahun 2025,” ujarnya.

Very menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen untuk melengkapi kekurangan ini dalam 2 minggu ke depan.

Langkah ini kata dia dilakukan sebelum batas waktu penangguhan sampai 8 Agustus 2025 (selama 1 bulan) oleh Kemenkes. Intinya dalam bulan Juli ini sudah bisa diselesaikan.

Lebih lanjut dijelaskan, dari aspek ketersediaan tenaga medis dan tenaga kesehatan (SDM), RSUD dr. TC Hillers Maumere justru sudah sangat memadai, bahkan lebih lengkap dibanding beberapa rumah sakit lain di wilayah daratan Flores dan Lembata.

Baca Juga :  Keuskupan Ruteng Mengapresiasi Presiden Jokowi Atas Penetapan ASEAN Summit di Labuan Bajo

“Sejumlah fasilitas penunjang layanan medis lainnya telah tersedia dan berfungsi dengan baik guna mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Nian Tana,” ungkapnya.

Very menyebutkan, fasilitas layanan medis tersebut seperti Unit Hemodialisa (Cuci Darah), instalasi Laboratorium baik Laboratorium Klinik, Laboratorium Patologi Anatomi maupun Laboratorium Mikrobiologi, Instalasi Radiologi, IGD dan Poliklinik Spesialis.

Lanjutnya, proses penilaian ulang (re-assessment) terhadap review kelas ini akan dilakukan oleh Kemenkes melalui Dinas Kesehatan bersama PERSI dan BPJS.

Ia menegaskan, pemerintah Kabupaten Sikka memastikan pembenahan akan dilakukan secara tuntas.

“Seluruh langkah perbaikan dilakukan demi mengembalikan kepercayaan masyarakat dan memastikan rumah sakit kebanggaan masyarakat Kabupaten Sikka ini kembali pada status Kelas C yang sesuai standard,” tegasnya.

Very menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sikka tetap berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Nian Tana Sikka.

Termasuk kata dia, memperkuat peran RSUD dr. TC Hillers Maumere sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Flores dan Lembata. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kapolres Ende Gunakan Helikopter Distribusi Bantuan ke Dua Desa Terisolir di Ende
Anggota DPRD Ende Desak Pemerintah Buka Media Center di Posko Tanggap Darurat
BPJS Ketenagakerjaan Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores, Himbau Warga Manfaatkan Relaksasi oleh Pemerintah
Pasca Gempa Flores, Proses Belajar Mengajar di Sikka Dimulai Akhir Agustus
Jusuf Kalla Minta Warga Terdampak Gempa Flores Dilibatkan Dalam Pembangunan Pasca Gempa
Kapolda NTT Sambangi Istana Keuskupan Agung Ende dan Salurkan Bantuan
BNPB Fasilitasi Pemulangan Pengungsi Terpusat di Kota Maumere
Pemda Ngada Telah Salurkan 7.689 Paket Logistik kepada Masyarakat Terdampak Gempa
Berita ini 259 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:54 WITA

Kapolres Ende Gunakan Helikopter Distribusi Bantuan ke Dua Desa Terisolir di Ende

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Anggota DPRD Ende Desak Pemerintah Buka Media Center di Posko Tanggap Darurat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:25 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores, Himbau Warga Manfaatkan Relaksasi oleh Pemerintah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:20 WITA

Pasca Gempa Flores, Proses Belajar Mengajar di Sikka Dimulai Akhir Agustus

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:45 WITA

Kapolda NTT Sambangi Istana Keuskupan Agung Ende dan Salurkan Bantuan

Berita Terbaru