Tunggu Tim Penyelam, Evakuasi KLM Yusril 01 di Pelabuhan Marapokot Dihentikan Sementara - FloresPos Net

Tunggu Tim Penyelam, Evakuasi KLM Yusril 01 di Pelabuhan Marapokot Dihentikan Sementara

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Evakuasi kapal KLM Yusril 01 yang tenggelam di Pelabuhan Marapokot, Kabupaten Nagekeo, pada Kamis (22/5/2025) pukul 03.00 WITA belum berhasil.

Kapal dengan tonase 50 GT dan panjang 27 meter ini masih terhanyut di air setelah upaya evakuasi selama tiga hari menggunakan tiga alat berat dan tidak membuahkan hasil.

Pemilik kapal, Cici, kepada Florespos.net, Sabtu (24/5/2025) sore memutuskan untuk menghentikan proses evakuasi kapal KLM Yusril 01.

Menurutnya, selama tiga hari upaya evakuasi tidak menunjukkan tanda-tanda keberhasilan. Dirinya telah berkoordinasi dengan penyelam dari Sulawesi untuk membantu evakuasi kapal.

Baca Juga :  Gempa Guncang Nagekeo, 5 Rumah Rusak Berat, Warga Aeramo Mengungsi ke Gunung

Cici mengatakan bahwa penyelam dari Sulawesi akan datang untuk memeriksa kondisi kapal dan menentukan langkah selanjutnya.

“Jika kapal sudah rusak, maka hanya mesin yang akan diselamatkan. Ya tiga hari mereka datang. Mereka lihat dulu apa kapal itu masih baik atau tidak. Kalau kapal sudah rusak terpaksa kita selamatkan mesin saja,” ujarnya.

Terpisah Welhelmus Daniel Dami,  Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Melas III Marapokot kepada Florespos.net, Sabtu (24/5/2025) sore mengatakan bahwa terkait evakuasi kapal sudah coba dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

Baca Juga :  Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Namun kerangka kapal belum berhasil diangkat sehingga evakuasi di hentikan sementara sambil menunggu team penyelam melakukan penyelaman untuk melihat kembali kondisi kapal di bawah air.

Menurut Mus terkait dengan aktivitas di pelabuhan tetap berjalan seperti biasa tidak menggangu kegiatan di Pelabuhan karena posisi kapal tenggelam di bagian Trestle.*

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Willy Aran

Berita Terkait

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo
Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda
Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat
Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini
Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT
Senator AWK Minta Bapanas Perpanjang Penyaluran Beras ke Flores untuk Warga Terdampak Bencana
Bincang Kepariwisataan, Kemenpar dan BPOLBF Serap Aspirasi Pelaku Wisata Live on Board di Labuan Bajo
Peduli Gempa Flores, SR12 dan PT PAF Salurkan CSR Bagi Warga Terdampak
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:42 WITA

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:55 WITA

Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:39 WITA

Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:36 WITA

Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT

Berita Terbaru