Mendagri Tito Karnavian Pesan Gubernur dan Para Bupati di NTT Tingkatkan PAD - FloresPos Net

Mendagri Tito Karnavian Pesan Gubernur dan Para Bupati di NTT Tingkatkan PAD

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 16:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi kekompakan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Lakalena dengan para bupati dan walikota se-provinsi NTT.

Menurut Tito kekompakan ini menjadi modal sosial yang kuat untuk membangun daerah.

“Ini contoh yang bagus. Semoga bisa membantu pembangunan di daerah. Selama ini saya melihat banyak benturan antara pemprov dengan pemkab, gubernur dan bupati. Mereka saling mengunci anggaran dan hibah. Jadi tidak produktif,” ujar Tito saat beraudiensi dengan Gubernur NTT dan para bupati di Jakarta, Jumat (21/03/2025)

Tito mengatakan, tugas utama para kepala daerah saat ini adalah meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Tidak boleh hanya memikirkan belanja.

Baca Juga :  Uskup Edwaldus Lepaskan Balon 150 Tahun Paroki Katedral Santo Yoseph Maumere

Menurut Tito, penguatan PAD ini sangat penting untuk menggerakkan ekonomi daerah. NTT masih sangat bergantung pada transfer pusat sebesar 63,15%. PAD hanya sekitar 36,85%.

Tito mengungkapkan, ada berbagai strategi peningkatan PAD. Mulai dari kemudahan investasi bagi swasta, permudah regulasi, pemberdayaan BUMD dan BLUD, hingga menjaga stabilitas keamanan daerah dan politik lokal.

Gubernur NTT Melki Lakalena menerima masukan Mendagri Tito. Menurut Melki kedepannya, konsep pembangunan daerah berfokus pada NTT Centris.

“Tidak boleh ada lagi ego-sektoral dan ego-kedaerahan. Jangan ada lagi kabupaten yang mau maju sendiri. Harus bisa membagi keuntungan dengan kabupaten lain,” ujar Melki.

Melki mengaku, NTT masih sangat bergantung dari pusat. Hanya 20% geliat likuditas keuangan di NTT digerakkan oleh swasta. Uang negara dari pusat masih mendominasi hingga 80%.

Baca Juga :  Harapan Udin, Juru Pelihara Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende

Melki optimis, dengan kekompakan para kepala daerah untuk mempercepat pembangunan, NTT bisa berubah dalam lima tahun ke depan.

Ia mengatakan, NTT-centris yang dimaksud dijabarkan dalam bentuk pembangunan yang menyebar (pluricentris) dengan diversifikasi usaha yang beragam (pluriformis).

Ke depan, jelas Melki, pemda se-NTT akan mengoptimalkan semua komponen. Kerja sama bisnis dengan sejumlah daerah dan maksimalisasi peran masyarakat NTT diaspora jadi pilihan.

“Kami membangun sejumlah sekretariat bersama ‘Ayo Bangun NTT’ di sejumlah kota untuk memperkuat kolaborasi kerja bagi NTT,” tandas Melki. *

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WITA

Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA