BAJAWA, FLORESPOS.net-Komisi II DPRD Ngada mengapresiasi kerja yang dilakukan PDAM Ngada dalam menangani bencana longsor di hulu mata air Mukufoko, Desa Ngoranale, Kecamatan Bajawa. Mata air ini melayani Kota Bajawa dan sekitarya sampai ke Watujaji, Desa Nghadamana, dan wilayah Langa.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Ngada, Yohanes Donbosko Ponong, S.Pd melalui sambungan telephon pada Selasa (11/2/2025) dari lokasi mata air terdampak bencana longsor.
Bosco Ponong mengaku menyaksikan langsung kondisi longsor yang timbun di atas bak kaptering di hulu mata air Mukufoka ini.
Kata dia, ada tumpukan tanah longsor, pohon beringin besar dan bambu menutupi bak kaptering dan jalur pipa yang menuju bak penampung ke Kota Bajawa.
“Terhadap kondisi ini, PDAM Ngada telah menempuh cara kerja konstruktif dalam penyelesaiannya. Sehingga dapat dipastikan dalam waktu dekat timbunan yang ada dapat dievakuasi secara baik,” jelas Bosco Ponong.
Direktur PDAM Kabupaten Ngada Yoseph Sua juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Ngada, karena sejak kejadian seminggu silam, pimpinan dan anggota sudah turun langsung ke lokasi mata air.
Bagi Josep, ini menunjukan kemitraan yang baik antara DPRD dan pemerintah dalam rangka menyalurkan aspirasi masyarakat.
“Saya juga harus menyampaikan apresiasi kepada lembaga DPRD karena memiliki jiwa responsif terhadap persoalan longsor di mata air Mukufoka ini. Sehingga ada kolaborasi kerja yang baik antara pemerintah dan DPRD Ngada,” katanya.
Menjawab wartawan berkaitan dengan cara antisipasi agar masyarakat Kota Bajawa tidak mengalami kesulitan air, Josua menjelaskan bahwa sejak kejadian dirinya bersama rekan-rekannya mengambil langkah strategis.
Langkahnya, yakni memastikan tangki PDAM untuk mendistribusikan ke pelanggan khusus zonasi terdampak karena timbunnya longsor di hulu mata air.
“Seperti jalur Ebulobo, dengan tangki yang ada kita kerahkan setiap hari agar tidak ada keluhan dari masyarakat terhadap kelangkaan air bersih. Sembari di hulu terus kita evakuasi, tangki air juga terus bergerak ke pelanggan,” tutup Josep. *
Penulis : Wim de Rozari
Editor : Wall Abulat










