Tak Masalah Pelantikan Ditunda, Gubernur NTT: Belum Dilantik Pun Kami Sudah Kerja - FloresPos Net

Tak Masalah Pelantikan Ditunda, Gubernur NTT: Belum Dilantik Pun Kami Sudah Kerja

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 08:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melkiades Laka Lena

Melkiades Laka Lena

BOGOR, FLORESPOS.net-Gubernur NTT terpilih Melkiades Laka Lena mengatakan, dirinya tidak masalah dengan keputusan pemerintah yang mengundurkan jadwal pelantikan kepala daerah. Sebab, meski belum dilantik, Melki sudah mulai bekerja lebih dulu. Malahan, Melki sudah ikut meresmikan sebuah rumah sakit di wilayahnya.

“Enggak ada masalah, toh kami juga yang sudah terbentuk-terbentuk ini, yang sudah terpilih-terpilih ini yang bersih-bersih (tidak digugat di) MK ini sementara menunggu pelantikan kita semua sudah kerja ini,” ujar Melki saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/2/2025).

“Saya sudah ketemu juga dengan pemerintahan Provinsi NTT. Kemarin meresmikan Rumah Sakit Pratama Amfoang di perbatasan negara. Jadi walaupun belum dilantik, kita sudah kerja,” sambungnya.

Baca Juga :  Pemkab Berikan Apresiasi Fraksi AIR DPRD Manggarai Barat

Terkait mundurnya jadwal pelantikan kepala daerah, Melki menyebut pemerintah memang masih menunggu mereka-mereka yang digugat di MK. Dia berpandangan, semakin serentak pelantikan kepala daerah, maka semakin bagus.

“Tinggal nanti melalui proses di KPUD masing-masing, DPRD, dan gubernur, dan bersurat ke Jakarta ke Kemendagri. Dan gubernur, bupati, wali kota juga bisa banyak yang dilantik. Makin banyak serentak makin bagus,” imbuh Melki.

Baca Juga :  Dewan Desak Pemkab Manggarai Barat Segera Perbaiki Irigasi Wae Lambos

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengumumkan pelantikan kepala daerah yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) batal digelar pada 6 Februari 2025.

Tito menyebut, mundurnya pelantikan karena merespons Mahkamah Konstitusi (MK) yang memajukan jadwal putusan sela (dismissal) sengketa pilkada menjadi tanggal 4-5 Februari 2025.

“Mengenai tanggalnya (pelantikan), kita akan sampaikan nanti lagi setelah kami koordinasi dengan KPU, dengan Bawaslu, dengan Mahkamah Konstitusi, baru kita nanti ingin tahu ketegasan berapa lama,” kata Tito dalam konferensi pers pada Jumat (31/1/2025).*

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

LNBM-In Flores Kucurkan Dana Rp 1,3 M untuk 8 KTH Pengembangan Usaha Bisnis dan Jasa Wisata
Bentuk Karakter Berintegritas, Uniflor Gelar Diklat Kepemimpinan Tingkat Dasar bagi Mahasiswa
inDrive Bantu Warga NTT Terdampak Gempa di Tiga Kabupaten
Pemerintah Diminta Periksa Kegiatan PT.Bumi Indah di Kali Pamalar, Sumba
Perum Bulog Cabang Maumere Sudah Salurkan 75 Persen Bantuan Pangan Beras
Hasil Verifikasi dan Kompilasi Tahap Pertama, 55 Rumah Warga Ende Masuk Kategori Rusak Berat
Pulihkan Keceriaan Anak Pasca-Gempa, Tim JPIC SSpS Gelar Trauma Healing di SDK Ende 2
Pasca Gempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:56 WITA

LNBM-In Flores Kucurkan Dana Rp 1,3 M untuk 8 KTH Pengembangan Usaha Bisnis dan Jasa Wisata

Jumat, 25 September 2026 - 15:44 WITA

Bentuk Karakter Berintegritas, Uniflor Gelar Diklat Kepemimpinan Tingkat Dasar bagi Mahasiswa

Jumat, 25 September 2026 - 12:55 WITA

inDrive Bantu Warga NTT Terdampak Gempa di Tiga Kabupaten

Jumat, 25 September 2026 - 11:35 WITA

Pemerintah Diminta Periksa Kegiatan PT.Bumi Indah di Kali Pamalar, Sumba

Kamis, 24 September 2026 - 19:26 WITA

Hasil Verifikasi dan Kompilasi Tahap Pertama, 55 Rumah Warga Ende Masuk Kategori Rusak Berat

Berita Terbaru

Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo memberikan bantuan kemanusiaan yang diterima salah seorang ibu yang terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur, Rabu (23/9/2026)

Nusa Bunga

inDrive Bantu Warga NTT Terdampak Gempa di Tiga Kabupaten

Jumat, 25 Sep 2026 - 12:55 WITA

Opini

Yeremia dan Rubuhnya Berhala Modern

Jumat, 25 Sep 2026 - 11:45 WITA