Manggarai Barat dan Kementerian Kominfo “Gandeng” Tokoh Agama Atasi Stunting - FloresPos Net

Manggarai Barat dan Kementerian Kominfo “Gandeng” Tokoh Agama Atasi Stunting

- Jurnalis

Senin, 5 Agustus 2024 - 09:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT dan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI “gandeng” para tokoh agama untuk turunkan stunting (gagal tumbuh anak) di daerah itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mabar, Fransiskus Sales Sodo, dihadapan para tokoh agama di aula kantor Bupati Mabar di Labuan Bajo belum lama ini mengungkapkan, kasus stunting di Mabar tahun-tahun terakhir cendrung menurun.

Namun, demikian Sekda Sodo, mengatasi stunting di Mabar khususnya, bukan cuma dilakukan pemerintah semata, melainkan tanggung jawab semua pihak.

Baca Juga :  Parah, 4 SDK di Manggarai Permanen Tidak Terima Dana BOSP Tahun Ini

Diharapkan para tokoh agama di Mabar agar bersama pemerintah dan berbagai stakeholder lain di daerah itu sama-sama memberi edukasi, menyadarkan, melakukan sosialisasi kepada masyarakat Manggarai Barat terkait stunting.

Para toko agama di Manggarai Barat punya peran penting untuk menyadarkan umat/masyarakat di daerah itu terkait stunting, ungkap Sekda Sodo.

Pada kesempatan yang sama, hal senada diungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI, Usman Kasong.

Baca Juga :  Mantan Wakil Presiden CU Asia Romi Beri Kiat Berusaha Bagi Sahabat Obor Mas di Lembata

Menurutnya, tokoh agama memiliki peran yang cukup sentral dalam membangun kesadaran umatnya untuk berubah, termasuk merubah cara pandang, mindset atau cara berpikir, kata Usman Kasong.

Usman Kasong pada kesempatan itu salah satu pembicara kunci dalam forum sosialisasi sadar stunting bersama “Genbest” yang adalah akronim dari generasi bebas stunting.

Kegiatan sosialisasi pencegahan stunting melalu forum lintas agama tersebut diselenggarakan Kementerian Kominfo RI. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 547 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA