Taman Nasional Komodo dan Keanekaragaman Bawah Lautnya - FloresPos Net

Taman Nasional Komodo dan Keanekaragaman Bawah Lautnya

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Taman Nasional Komodo (TNK) bagian dari Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Mabar berada di barat Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wilayah Taman Nasional (TN) satu ini terdiri atas lautan dan daratan. TNK memiliki total luas 173.300 hektare (Ha).

TNK merupakan satu- satunya kawasan di Indonesia yang memegang dua predikat sekaligus dari UNESCO, yaitu World Heritage Site dan Man and Biosphere Site.

Data Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) selaku pengelola TNK menyebutkan, keanekaragaman bawah laut TNK yang menjadi daya tarik utama meliputi hiu, pari manta, dugong, paus, lumba- lumba, penyu, dan 253 species karang, serta 1000 species ikan. Juga ada coral triangle.

Baca Juga :  Asprov PSSI NTT Rilis 29 Pemain untuk PON 2024, Tidak Ada Pemain dari Perse

Florespos.net memperoleh data ini belum lama berlalu dari Kepala BTNK Hendrik Rani Siga melalu “kaki tangannya” Ande Kefi.

Berdasarkan data dimaksud, khusus ikan hiu ada 6 jenis. Keenamnya yakni blacktip reef shark, greytip reef shark, whitetip reef shark, bamboo reef shark, whale shark/hiu paus, dan thresher shresher shark/hiu tikus.

Sedangkan jenis manta ray meliputi oceanic manta ray (manta birostris) dan reef manta ray (manta alfredi).

Baca Juga :  Tiada Wisatawan Keleleran di Labuan Bajo Gegara Lewotobi, 2.533 Penumpang  Dievakuasi MelaluI Laut

Kemudian jenis penyu, di dunia ada 7, dan 6 di antaranya terdapat di Indonesia. Keenam penyu dimaksud yakni penyu belimbing (dermonchelya coriacea), penyu hijau (chelonia mydas), penyu tempayan (caretta caretta), penyu pipih (natator depressa), penyu sisik (eretmochelys imbricata), penyu lekang (lepidochelys olivacea).

Taman Nasional Komodo juga dikenal sebagai salah satu tempat snorkeling, canoe-ing, sport fishing terbaik di dunia.

Sebelumnya media ini menulis keanekaragaman di daratan TNK dengan judul: kenali 101 tumbuhan dan satwa liar di Taman Nasional Komodo. *

Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya
Lahan di Tiweria Tidak Layak, Pemkab Ende Ajukan Lahan Baru di Desa Aemuri untuk Sekolah Rakyat
Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin
Pater Pian Lado Ajak DPP Tebarkan Jala Lebih Dalam, Menyentuh Inti Persoalan Hidup dan Perjuangan Umat
Tim PKM Uniflor Dampingi Kelompok Tani Setia Kawan Saga Tingkatkan Produktivitas Pengolahan Kemiri
Ikatan Guru Sertifikasi Kabupaten Sikka Sesalkan Perlakuan Staf Kemenag Sikka dan Dukung Proses Hukum Para Pelaku
Prihatin dengan Kondisi Ekonomi Umat, DPP Paroki Onekore Bagikan 50 Paket Sembako
Arton Togo Siap Optimalkan 4 Potensi–‘Mari Bangun Desa Aeramo dalam Semangat To’o Jogho Waga Sama’
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Lahan di Tiweria Tidak Layak, Pemkab Ende Ajukan Lahan Baru di Desa Aemuri untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:23 WITA

Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:01 WITA

Pater Pian Lado Ajak DPP Tebarkan Jala Lebih Dalam, Menyentuh Inti Persoalan Hidup dan Perjuangan Umat

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:59 WITA

Ikatan Guru Sertifikasi Kabupaten Sikka Sesalkan Perlakuan Staf Kemenag Sikka dan Dukung Proses Hukum Para Pelaku

Berita Terbaru

Lantai Pasar Batu Cermin kini tinggal tanah,berdebu dan mengotori jualan pedagang.

Nusa Bunga

Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:23 WITA