Rumah Rusak Diterjang Angin Punting Beliung, Penjabat Bupati Flores Timur: Bisa Intervensi DD dan APBD - FloresPos Net

Rumah Rusak Diterjang Angin Punting Beliung, Penjabat Bupati Flores Timur: Bisa Intervensi DD dan APBD

- Jurnalis

Rabu, 24 Januari 2024 - 21:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Penjabat Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) akan berkoordinasi secara teknis langkah tindaklanjut kerusakan rumah yang diterjang angin puting beliung di Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema.

“Saya bersama Forkompimda datang melihat warga Desa Ile Padung yang terdampak bencana angin puting beliung. Kami merasa prihatin dan kiranya kehadiran kami ini bisa menguatkan warga terdampak,” kata Doris Rihi menjawab Florespos.net, usai meninjau warga dan rumah yang rusak, di Dusun Riangtobi, Selasa (23/1/2024).

Doris Rihi mengatakan data sementara terdapat 19 rumah mengalami rusak berat, sedang dan ringan akibat diterjang angin puting beliung pada Senin (22/1/2024). Dari 19 rumah itu, 17 di antaranya rumah warga dan 2 rumah fasilitas umum.

Baca Juga :  Usia Kabupaten Bertambah, Masyarakat Manggarai Barat Diharapkan Semakin Sejahtera

“Untuk tanggap darurat ini, kami bantu sembako bagi warga terdampak angin puting beliung di Desa Ile Padung. Mengenai rumah-rumah yang rusak ini, kita akan berkoordinasi secara teknis,” katanya.

Menurut Doris Rihi langkah tindaklanjut bisa dilakukan intervensi melalui Dana Desa, APBD Kabupaten, dan juga dari pihak ketiga.

“Pemerintah pada prinsipnya tidak meninggalkan mereka,” katanya.

Data yang diperoleh Florespos.net sesuai pendataan Kecamatan Lewolema, menyebutkan, akibat bencana angin puting beliung di Dusun Riangtobi dan Riangmotong, Desa Ile Padung yang terjadi Senin (22/1/2024) siang, yakni 17 rumah warga dan 2 rumah fasilitas umum rusak ringan dan rusak berat.

Baca Juga :  Festival Genang Era Leworok di Flores Timur, Pesta Pangan dan Kearifan Ekologis

Kerusakan yang terjadi pada 17 rumah warga umumnya pada bagian atap (seng) dan dinding bambu (keneka) rumah induk, atap dan dinding dapur, atap dan dinding WC/KM, meteran listrik dan printer.

Sedangkan kerusakan dua rumah fasilitas umum, yakni pada bagian atap Rumah Bersalin Pustu Ile Padung dan bagian atap rumah UPH (Unit Pengola hasil) Mente.

Hingga Rabu (24/1/2024) malam, pihak kecamatan masih estimasi kerugian 19 rumah yang rusak diterjang angin puting beliung tersebut. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA