LARANTUKA, FLORESPOS.net-Penjabat Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) akan berkoordinasi secara teknis langkah tindaklanjut kerusakan rumah yang diterjang angin puting beliung di Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema.
“Saya bersama Forkompimda datang melihat warga Desa Ile Padung yang terdampak bencana angin puting beliung. Kami merasa prihatin dan kiranya kehadiran kami ini bisa menguatkan warga terdampak,” kata Doris Rihi menjawab Florespos.net, usai meninjau warga dan rumah yang rusak, di Dusun Riangtobi, Selasa (23/1/2024).
Doris Rihi mengatakan data sementara terdapat 19 rumah mengalami rusak berat, sedang dan ringan akibat diterjang angin puting beliung pada Senin (22/1/2024). Dari 19 rumah itu, 17 di antaranya rumah warga dan 2 rumah fasilitas umum.
“Untuk tanggap darurat ini, kami bantu sembako bagi warga terdampak angin puting beliung di Desa Ile Padung. Mengenai rumah-rumah yang rusak ini, kita akan berkoordinasi secara teknis,” katanya.
Menurut Doris Rihi langkah tindaklanjut bisa dilakukan intervensi melalui Dana Desa, APBD Kabupaten, dan juga dari pihak ketiga.
“Pemerintah pada prinsipnya tidak meninggalkan mereka,” katanya.
Data yang diperoleh Florespos.net sesuai pendataan Kecamatan Lewolema, menyebutkan, akibat bencana angin puting beliung di Dusun Riangtobi dan Riangmotong, Desa Ile Padung yang terjadi Senin (22/1/2024) siang, yakni 17 rumah warga dan 2 rumah fasilitas umum rusak ringan dan rusak berat.
Kerusakan yang terjadi pada 17 rumah warga umumnya pada bagian atap (seng) dan dinding bambu (keneka) rumah induk, atap dan dinding dapur, atap dan dinding WC/KM, meteran listrik dan printer.
Sedangkan kerusakan dua rumah fasilitas umum, yakni pada bagian atap Rumah Bersalin Pustu Ile Padung dan bagian atap rumah UPH (Unit Pengola hasil) Mente.
Hingga Rabu (24/1/2024) malam, pihak kecamatan masih estimasi kerugian 19 rumah yang rusak diterjang angin puting beliung tersebut. *
Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus










